Polda Metro Jaya menindaklanjuti laporan ayahanda Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin, terkait kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan pengacara tersangka Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo Sukinto.
"Prinsipnya kalau ada laporan masyarakat kita akan lakukan pengkajian," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal kepada wartawan, Selasa (15/3/2016).
Ucapan Yudi yang dianggap mencemarkan nama baik adalah ketika dia mengatakan curiga ada pihak lain yang sengaja mengincar asuransi jiwa Mirna senilai 5 juta dolar AS dengan mengambinghitamkan Jessica.
Suara.com - Dalam waktu dekat penyidik akan memanggil Darmawan sebagai pelapor untuk dimintai keterangan. Kalau ditemukan unsur pelanggaran tindak pidana, kasus akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.
"Kami interview dulu, kami yakinkan ada atau tidak perbuatan pidana. Kalau tidak kita akan sampaikan kepada pelapor. Ada perbuatan atau tidak, kalau ada kita lakukan proses penyidikan," kata Iqbal.
Kepala Sub Direktorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Ajun Komisaris Besar Suharyanto menambahkan Darmawan melapor karena Yudi dianggap menyebarkan informasi tak benar ke publik.
"Karena berita yang diposting itu adalah berita bohong, menyebarkan berita bohong. Kata pak Darmawan seperti itu," kata dia.
Barang bukti yang diserahkan Darmawan ke polisi saat membuat laporan adalah pemberitaan di media internet.
"Dia kan tahu dari internet (berita di internet)," kata dia.
Kalau terbukti, Yudi dikenakan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi Transaksi dan Elektronik tentang pencemaran nama baik.
"Ya lihat LP (laporan polisi) nya Pasal 27," kata dia.
Sebelumnya, Darmawan membantah kalau putrinya memiliki asuransi jiwa di luar negeri yang jumlahnya mencapai sebesar 5 juta dolar AS.
"Bener nggak sih saya asuransiin segala di luar negeri apa gitu," kata Darmawan, Senin (14/3/2016).
Darmawan mengatakan anaknya memang punya asuransi, tetapi nilainya tidak sebesar yang disebutkan Yudi. Dan asuransi jiwa tersebut, kata Darmawan, tidak berada di luar negeri, melainkan di Indonesia.
"Ya asuransi aja, saya ada asuransi ya anaknya aja gitu lo. Di luar negeri nggak ada," kata dia.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus