Suara.com - Aksi "sweeping" transportasi online juga dirasakan pengemudi Gojek dan Grab Bike di sekitaran Dukuh Atas. Mereka mengaku di"sweeping" oleh para sopir taksi yang sedang melakukan aksi demonstrasi.
Aksi demonstrasi para supir ini meminta pemerintah untuk mencabut aplikasi online seperti Grab Car dan Uber Taxi.
Menurut salah seorang pengemudi Grab-Bike Iman (35), dirinya bersama rekan-rekannya sesama pengemudi Go-Jek maupun Grab Bike di sweeping oleh sopir-sopir.
"Tadi yang pakai atribut Gojek atau Grab Bike langsung dihancurin helmnya, " ujar Iman kepada suara.com di Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (22/3/2016).
Hal yang sama juga diungkapkan Yaskial (69) pengemudi Go-Jek yang juga sempat di sweeping para sopir taksi. Mereka pun memilih tak mengenakan atribut untuk menjaga agar tidak terjadi aksi yang bisa menimbulkan kerusuhan atau saling serang.
"Tadi kita diperiksain sama sopir-sopir. Yang ada atributnya pasti dipecahin atau dirusakin. Tadi di sini ada tiga helm yang dihancurkan," ungkapnya
Yaskial menambahkan mereka pun memilih untuk menonaktifkan handphone selular sementara untuk menghindari adanya "sweeping" dari para sopir taksi dan lainnya.
"Untuk sementara kita nggak aktifin layanan ojek online. Kita ojek biasa saja, kita takut ini lagi panas suasananya" kata Yaskial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi