Suara.com - Perayaan hari Paskah bertepatan dengan Jumat Agung diwarnai dengan pagelaran teatrikal jalan salib di SMA Katolik Rajawali, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (25/3/2016).
Dalam aksinya pelajar SMA Katolik Cenderawasih berperan sebagai Yesus terlihat membawa papan salib dengan cara memikul kemudian salah satu pelajar berperan sebagai prajurit Roma memberikan cambukan kepadanya.
"Prosesi ini untuk memperingati hari Paskah dengan menggambarkan peristiwa yang dialami Yesus menjelang dan saat penyaliban di Bukit Golgota," kata Albert salah satu peserta teatrikal.
Kegiatan itupun mendapat perhatian pengguna jalan dan masyarakat sekitar untuk sekedar menonton aksi tersebut yang digelar sekali setahun saat perayaan paskah bagi umat nasrani.
Sementara Aparat Kepolisian Polda Sulawesi Selatan Polda Sulsel telah menurunkan puluhan personel guna membatu pengamanan setiap gereja saat pelaksanaan Hari Paskah di beberagai titik lokasi "Ada 357 gereja yang dijaga polisi dan setiap personil yang ditugaskan berbeda beda jumlah tergantung tingkat kondisi lingkungannya dan masing-masing dikordinasikan masing-masing Polres setempat," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi.
Ia menyebutkan sebanyak 200 personel diturunkan untuk menjaga stabiliitas keamanan di Kota. Untuk Kota Makassar sendiri ada 130 gereja, 11 diantaranya masuk kategori prioritas karena memiliki jumlah jemaat cukup banyak.
Gereja-gereja prioritas tersebut, kata dia, dijaga 10 personel polisi ditambah tiga anggota TNI. Sedangkan 119 gereja lainnya dijaga empat sampai lima personel polisi dan satu dari personel TNI.
Pihaknya berharap perayaan hari Paskah di Sulawesi Selatan dan Barat berjalan aman dan lancar dan tidak ada gangguan selama pelaksaaan hari besar tersebut. Selain Polisi personil TNI juga ditugaskan menjaga keamanan gereja.
"Penjagaan mulai Kamis kemarin sampai Minggu nanti atau sampai rangkaian hari Paskah selesai. Kami berharap agar pelaksanaan Paskah berjalan aman dan lancar di semua daerah," tambahnya.
Berdasarkan jadwal diperoleh agenda pelaksanaan rangkaian Paskah mulai Kamis yakni Kamis Putih, kemudian Jumat Agung, selanjutnya Sabtu Sepi dan Minggu Paskah sebagai puncak kegiatan adalah hari kebangkitan Yesus Kristus. (Antara)
Berita Terkait
-
Ofisial MU Paksa Wartawan Hapus Bukti Pemukulan Wasit, PSSI Buka Suara
-
Ibu Ngamuk Bawa Massa Geruduk RS yang Diduga Malpraktik pada Bayinya, Tuntut Ganti Rugi Rp500 Juta
-
Buntut Kericuhan Malut United vs PSM, PWI Turun Tangan Investigasi Intimidasi Jurnalis
-
Tembakan Polisi Tewaskan Remaja di Makassar, Polri Klaim Penggunaan Senpi Terus Dievaluasi
-
Tragedi Perang Jeli Remaja Makassar: Saat Senjata Mainan Dibalas Timah Panas
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup