Suara.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh mengadakan pengajian bersama rutin setiap malam Jumat atau Kamis malam. Mereka yang mengaji adalah para pejabat di lingkungan pemkab.
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Adnan menyatakan program pengajian rutin yang diterapkan pemerintah daerah ternyata dapat mencegah para pejabat dari perbuatan jahat narkoba dan korupsi.
"Pengajian rutin malam Jumat itu sudah lama diterapkan oleh Pemerintah Abdya sebagai upaya mencegah para pejabat terlibat narkoba dan korupsi," katanya di Blangpidie, Senin (28/3/2016).
Menurutnya, program pengajian rutin yang diterapkan sejak kepemimpinan Jupri Hassannuddin tersebut berlangsung di halaman rumah dinas bupati Abdya setiap malam Jumat. Dia mengklaim program itu sudah berjalan sejak 3,5 tahun yang lalu.
"Program ini sudah berjalan sekitar 3,5 tahun, selain diikuti oleh pejabat eselon II, acara ini juga diikuti oleh pejabat se tingkat eselon III dan VI termasuk para camat, kepala sekolah dan kepala desa," katanya.
Selain kepala sekolah, program pengajian rutin, atau lebih dikenal dengan sebutan majelis taklim tersebut diikuti oleh masyarakat, karena sistem pelaksanaannya dilakukan secara terbuka dalam tanya jawab terkait ilmu Agama Islam.
"Jadi, pengajian rutin ini, narasumbernya adalah semua para ulama pimpinan pondok pesantren yang ada di Abdya dan dilakukan secara bergiliran sebagaimana diperintahkan oleh Bupati," katanya.
Selain pengajian rutin malam Jumat, Pemkab Abdya juga menerapkan pengajian tauhid tasawuf setiap bulan di sembilan kecamatan yang dipimpin oleh Abuya Syech H Amran Wally, pimpinan pondok pesantren Labuhan Haji.
"Pengajian tauhid tasawuf ini juga rutin kita lakukan setiap bulan sekali. Tempat acaranya kita tempatkan di masjid-masjid yang ada di kecamatan-kecamatan supaya memudahkan masyarakat datang," katanya.
Ia melanjutkan, tujuan Bupati Abdya menerapkan pengajian rutin tersebut untuk mencegah para pejabat dan pegawai negeri sipil di kabupatennya dalam melakukan perbuatan jahat, narkoba, perbuatan korupsi dan perbuatan lainnya yang dilarang agama dan negara.
"Di samping mencegah perbuatan jahat, peserta yang mengikuti program pengajian tersebut juga dapat memperdalamn ilmu agama, kuat dalam mepertahankan aqidah dan mengerti tentang larangan-larangan yang tidak boleh dikerjakan di dunia," katanya.
Program yang diterapkan Pemkab Abdya ini seharusnya dapat dicontohkan oleh daerah lain. Karena bisa mencegah dari perbuatan jahat, narkotika, korupsi dan perbutan lain yang dilarang agama dan negara. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Raja-Sultan Deklarasikan Perjanjian Adat Indonesia Bersatu
-
Kasus Dugaan Korupsi Adik Mantan Pimpinan KPK Segera ke Kejaksaan
-
KPK Tak akan Stop Kasus Proyek Hambalang Mangkrak Era SBY
-
Bareskrim Incar Kasus Korupsi di Dinas Pendidikan Jakarta Barat
-
Politisi Demokrat Jelaskan Kenapa Hambalang Mangkrak Zaman SBY
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?
-
Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital
-
Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat
-
Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas
-
Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully
-
KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama
-
Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026
-
Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz
-
AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal
-
Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen