Suara.com - Indonesia akan menekankan dukungan untuk mewujudkan dunia bebas senjata nuklir dalam KTT Keamanan Nuklir (Nuclear Security Summit/NSS) yang akan digelar pada 31 Maret-1 April 2016 di Washington DC, Amerika Serikat (AS).
Kepala Biro Hukum dan Organisasi BAPETEN Taruniyati Handayani dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan Delegasi RI yang beranggotakan perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kepala BAPETEN Jazi Eko Istiyanto, dan Deputi Bidang Perizinan dan Inspeksi BAPETEN Khoirul Huda, dengan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam KTT Keamanan Nuklir tersebut.
Indonesia, katanya lagi, meyakini bahwa cara terbaik menghentikan proliferasi nuklir dan memastikan bahwa materi nuklir dan radioaktif tidak digunakan untuk tindakan teror adalah dengan mewujudkan dunia yang bebas dari senjata nuklir.
Karena itu, dalam KTT Keamanan Nuklir yang akan menjadi pertemuan tingkat tinggi terakhir dan memasuki masa transisi seiring dengan berakhir masa jabatan Presiden Barrack Obama, menurut dia, delegasi RI akan memastikan agar Komunike KTT Keamanan Nuklir dan Rencana Aksi sejalan dengan kepentingan nasional, selain turut serta berpartisipasi aktif dalam upaya penguatan keamanan nuklir.
Momentum proses setelah KTT Keamanan Nuklir 2016 dan upaya membangun arsitektur global keamanan nuklir, menurut dia, akan dijaga dan diteruskan melalui pembentukan Action Plan PBB, IAEA, Interpol, Global Initiative to Combat Nuclear Terrorism (GICNT), dan Global Partnership Against the Spread of Weapons and Materials of Mass Destruction.
BAPETEN, lanjutnya, selama enam tahun terakhir turut serta berperan aktif dalam upaya peningkatan infrastruktur keamanan nuklir, di antaranya dengan proses ratifikasi the International Convention for the Suppression of Acts of Nuclear Terrorism (ICSANT) menjadi Undang Undang (UU) No. 10 Tahun 2014, pengusul PP 54 Tahun 21012 tentang Keselamatan dan Keamanan Instalasi Nuklir, kerja sama dengan lembaga nasional dan internasional, di antaranya melalui Asia-Pacific Safeguards Network.
Selain itu, BAPETEN juga berperan dalam pengembangan Radiation Portal Monitor (RPM) pada enam pelabuhan utama, perizinan impor dan ekspor zat radioaktif secara daring dalam skema Indonesia National Single Window (INSW) bersama 18 kementerian/lembaga, serta melakukan pembentukan Indonesia Centre of Excellence on Nuclear Security and Emergency Preparedness (I-CoNSEP) yang melibatkan 12 lebih kementerian/lembaga.
Sejumlah sesi yang akan dihadiri delegasi RI antara lain Plenary I National Activities to Enhance Nuclear Security, Working Sessiondengan tema International and Institutional Actions in Strengthening Nuclear Security, serta Plenary II Scenario-based Policy Discussion.
KTT Keamanan Nuklir saat ini beranggotakan 52 negara (termasuk Indonesia) dan empat organisasi internasional.
Pertemuan tingkat kepala negara (KTT) dilakukan setiap dua tahun sekali, sedangkan pertemuan tingkat senior officials (Sherpa) dilakukan tiga kali dalam setahun guna membahas berbagai isu terkait keamanan nuklir dan persiapan KTT berikutnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir
-
Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!
-
Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini
-
Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata
-
PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten