Ketua Departemen Hukum DPP PKS Zainudin Paru [suara.com/Bagus Santosa]
DPP PKS sudah menyiapkan nama calon pengganti Fahri Hamzah di kursi wakil ketua DPR. Ini menyusul pemecatan terhadap Fahri karena dia dianggap melanggar disiplin dan tertib organisasi.
"Siapapun anggota DPR, mempunyai potensi yang sama untuk menjadi wakil ketua DPR," kata Ketua Departemen Hukum DPP PKS Zainudin Paru di kantor PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Senin (4/4/2016).
Nama tersebut sedang digodok di internal partai.
"Siapapun anggota DPR, mempunyai potensi yang sama untuk menjadi wakil ketua DPR," kata Ketua Departemen Hukum DPP PKS Zainudin Paru di kantor PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Senin (4/4/2016).
Nama tersebut sedang digodok di internal partai.
Dia mengungkapkan Fahri sudah dipecat sejak tanggal 3 April 2016. Pemecatan diperkuat dengan Surat Keputusan Pemberhentian yang diterbitkan DPP PKS dan sudah diterima Fahri Hamzah. Surat tersebut bernomor 463/DPP/1437.
Zainudin mengatakan akan mengirim surat yang berisi tokoh pengganti Fahri ke pimpinan DPR paling lambat sepekan.
"Semua kita jalankan sesuai prosedur yang ada. Kita punya waktu 7x24 jam untuk mengajukan ke pimpinan DPR," tuturnya.
Sedangkan untuk pengganti Fahri di fraksi, akan diserahkan kepada KPU. Sebab, katanya, pengganti Fahri nanti akan disesuaikan dengan perolehan suara di daerah pemilihan yang sama hasil perhitungan KPU.
"Pengganti Pak Fahri kami serahkan ke KPU. Hintungan KPU belum tentu sama dengan hitungan kami," ujar Zainudin.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah