Suara.com - Warga di Jerman diperingatkan untuk tidak menyambut kunjungan Presiden AS Barack Obama dengan lambaian tangan. Pun, mereka dilarang menonton iring-iringan yang membawa Obama dari jendela kediaman mereka.
Didampingi Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden AS Barack Obama akan berada di Jerman, untuk membuka pameran dagang teknologi industri Hannover Messe, di Hannover Congress Centrum (HCC), pada 24 April 2016 mendatang.
Lansiran Independent, mengutip pemberitaan surat kabar setempat Hannoversche Allegemeine (Haz), warga di kawasan Zoo, Hannover, diperingatkan untuk tidak melambaikan tangan dari jendela rumah mereka ketika Merkel dan Obama melintas menuju dan meninggalkan HCC. Pasalnya, bisa jadi mereka jadi sasaran pemeriksaan polisi apabila melakukan hal tersebut.
Otoritas setempat memberlakukan sejumlah pembatasan pada akhir pekan tanggal 23 dan 24 April, selama kawasan di sekitar HCC diatur sedemikian rupa sebagai zona aman. Pengguna jalan yang ingin melintas kedua ruas jalan menuju HCC akan menjalani pemeriksaan kendaraan dan diharuskan membawa paspor.
Sementara itu, warga yang ingin datang ke HCC diharuskan pula mendaftarkan diri mereka ke kantor kepolisian paling lambat pada tanggal 17 April. Oleh karena itu, mereka yang tidak mendaftarkan diri dan tiba-tiba datang ke lokasi, akan diminta pergi.
"Mohon dimengerti bahwa pasukan keamanan bekerja dengan kewaspadaan khusus selama kunjungan Presiden AS," demikian bunyi selebaran yang dikeluarkan kepolisian setempat.
Kunjungan Obama ke Jerman akan menjadi kunjungan kelimanya, namun kedatangannya ke pameran perdagangan akan menjadi yang pertama selama menjabat sebagai presiden.
Kunjungan Obama, menurut pernyataan dari Gedung Putih, merupakan peluang untuk memamerkan inovasi Amerika dan menunjukkan bahwa AS masih menjadi destinasi investasi utama.
Dalam kunjungan tersebut, Obama juga akan mendiskusikan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Dagang Transatlantic. Sebelum berkunjung ke Jerman, Obama akan mengunjungi Arab Saudi dan Inggris. (Independent)
Tag
Berita Terkait
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu
-
Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama
-
Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!
-
Moment Langka! Trump dan Obama Terlihat Akrab saat Pemakaman Jimmy Carter
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
-
KPK: Pemerasan Bupati Pemalang Baru Libatkan Staf KPK Dias dan Ayahnya, Perantara Masih Diusut
-
10 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Unik dan Terjangkau, Bermanfaat untuk Sehari-hari
-
Pimpinan Komisi III DPR Kompak Bantah Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit
-
Jaksa Agung Resmi Berhentikan Sementara Febrie Adriansyah sebagai Jaksa
-
Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Keluarga Almarhum Haji Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan