Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melansir gempa bumi berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR) mengguncang sebagian wilayah di Provinsi Bengkulu pada Minggu pukul 09.14 WIB dan tidak berpotensi tsunami.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Bandara Fatmawati, Anjasman di Bengkulu mengatakan, pusat gempa dideteksi berada 61 kilometer barat daya Kota Bengkulu, atau 4,32 Lintang Selatan dan 102,09 Bujur Timur.
"Kedalaman gempa 16 kilometer, masyarakat kita minta tidak cemas," kata dia.
Selain itu, masyarakat juga diimbau agar waspada adanya kemungkinan gempa susulan terjadi pascagempa bumi 5,9 SR yang terjadi Minggu tersebut.
"Untuk kekuatan gempa dan kapan gempa susulannya kita juga belum tau, sedang dianalisa," katanya.
Gempa dirasakan pada beberapa kabupaten di Provinsi Bengkulu, seperti di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah dan sebagian wilayah Kabupaten Seluma serta Bengkulu Utara.
Masyarakat Kota Bengkulu, Tn Iskandar mengatakan, gempa terasa cukup kuat, sampai mengguncang bangunan rumahnya tetapi tidak merusak bangunan.
"Kami sempat cemas, apalagi istri saya sedang dalam keadaan hamil besar," ucapnya.
Hal senada juga dikatakan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah, Ny Partini, dia sangat kaget saat terjadi guncangan gempa.
"Saya jatuh dalam selokan pulang mencari rumput sapi, pakaian saya basah semua. saya cemas sekali, ini mengingatkan kejadian gempa besar pada tahun 2000 yang menghancurkan rumah warga," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Gempa Bitung 7,6 Magnitudo, Rumah hingga Kantor Pemerintah Rusak
-
BMKG Ungkap Deformasi Kerak Bumi Jadi Pemicu Kerusakan Gedung KONI Manado
-
BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8
-
Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?