Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersikap santun di depan publik. Tata bahasa Ahok harus diperbaiki.
Hal itu dikatakan politisi PKS Abu Bakar Alhabsy. Dia menanggapi ungkapan Ahok yang menyebut audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) "ngaco" terkait pengadaan lahan proyek pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.
"Kalau menurut pandangan saya, cobalah sebagai panutan di DKI Jakarta berbahasalah yang baik," kata Abu Bakar di DPR, Selasa (12/4/2016).
Menurutnya, BPK adalah lembaga auditor dan lembaga pemeriksaan keuangan resmi di Indonesia. Sehingga, harusnya Ahok selaku pejabat negara, harus menghormati institusi negara lainnya dalam bekerja.
"Kalau Ahok bilang BPK ngaco, siapa lagi lembaga Pemeriksa keuangan yang kita hargai di republik ini? Jangan-jangan yang ngaco Ahoknya. (BPK) ini adalah lembaga yang paling kita hormati dalam lembaga pemeriksaan keuangan di republik ini. Siapa lagi yang menghormati lembaga kalau bukan kita? Apakah Ahok tidak menghargai sebuah lembaga yang namanya BPK?" kata Anggota Komisi III DPR ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!