Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika telah membuka pendaftaran calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat untuk masa bhakti 2016-2019. Pendaftaran dibuka secara online mulai 12 April 2016 hingga 26 April 2016, demikian siaran pers Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selasa (12/4/2016).
Komisi Penyiaran Indonesia adalah lembaga negara yang bersifat independen yang ada di pusat dan di daerah yang tugas dan wewenangnya diatur dalam Undang-undang ini (UU 32/2002) sebagai wujud peran serta masyarakat di bidang penyiaran.
Esensi peran KPI Pusat adalah menyusun dan memutakhirkan Pedoman Prilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS) berdasarkan UU 32/2002, dengan melibatkan para pemangku kepentingan; melakukan pengawasan konten siaran dengan ukuran P3 SPS secara obyektif dan tegas; dan mendorong peningkatan kualitas isi siaran, khususnya yang bermuatan pendidikan.
Sementara itu, dalam pelaksanaan seleksi calon anggota KPI Pusat, telah dibentuk Panitia Seleksi KPI Pusat dengan susunan tim penilai Arief Rachman, Bambang Wibawarta, Deddy Hermawan, Freddy H. Tulung, Idy Muzayyad, Linda Amalia Sari Gumelar, K.H Masdar Farid Mas'udi, Mohamad Sobary, Rhenald Kasali, Sasa Djuarsa Sendjaja, dan Seto Mulyadi.
Adapun persyaratan Calon Anggota KPI Pusat akan dimuat dalam https://www.seleksi.kominfo.go.id.
Sementara itu keanggotaan Komisi Penyiaran Indonesia periode 2013-2016 sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 90/P Tahun 2013, akan berakhir masa jabatannya pada 27 Juli 2016.
Tag
Berita Terkait
-
Cek Daftarnya, 9 Nama Calon Anggota KPI Pusat Resmi Mendapat Restu DPR RI
-
Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan
-
Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia
-
iNews TV Dijatuhi Sanksi oleh KPI, Buntut Pernyataan Abu Janda di 'Rakyat Bersuara'
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Sepeda Listrik Polygon Berapa Harganya? Ini 3 Rekomendasi Paling Murah dan Terbaik
-
Sidang dr Tifa Dimulai dari Nol! Jaksa Limpahkan Lagi Kasus Ijazah Palsu Jokowi ke PN Jaktim
-
Kemarau Lumpuhkan 329 Telaga Air di Gunungkidul
-
Sama-sama Diperkuat Pemain Naturalisasi, Negara Tetangga Sirik dengan Timnas Indonesia
-
4 HP Murah Samsung Rp1 Jutaan Terbaik, Performa Stabil untuk Harian
-
Gempa Kumamoto Magnitudo 7,1 Menewaskan 13 Orang, Merubuhkan Mall Aeon Jepang
-
Purbaya Jamin Dana Otsus Papua dan Wilayah Terdampak Bencana Aman Tanpa Ganggu Fiskal
-
Head to Head Nguyen Dinh Bac vs Mitchell Baker, Adu Tajam Dua Bintang Muda di Piala AFF 2026
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Anom Widiyantoro dari Partai Apa? Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK