Suara.com - Sebuah surat kabar ternama India jadi bulan-bulanan netizen, pada Selasa (12/4/2016), setelah memuat foto Duchess of Cambridge alias Kate Middleton, istri Pangeran William, yang tersingkap roknya. Kate mengalami apa yang dinamakan "Marilyn Moment" - mengacu pada foto rok tersingkap mendiang aktris Hollywood Marilyn Monroe - saat memberikan penghormatan di monumen perang India Gate di New Delhi, hari Senin.
Para netizen menyebut, surat kabar Times of India yang memuat foto tersebut, tidak menghormati sang putri. Kala insiden kecil itu terjadi, Kate mengenakan gaun putih bergaya era tahun 50an. Angin yang entah datang dari mana, tiba-tiba meniup rok Kate hingga tersingkap ketika dirinya sedang meletakkan karangan bunga bersama sang suami.
"Times of India" pun menjadi topik tren di Twitter India, di mana para netizen mempertanyakan keputusan untuk memasang foto keluarga bangsawan Inggris tersebut.
"Bagus sekali Times of India! Tamu kita datang ke India dan foto ini yang Anda putuskan untuk dipampang di halaman depan (surat kabar Anda)," kicau seorang pengguna Twitter.
"Jurnalisme jorok," kicau lainnya.
Sebagian netizen menyinggung sebuah pemberitaan lama yang juga sempat menuai kontroversi tahun lalu. Kala itu, Times of India juga dikritik karena menampilkan video aktris ternama India dengan kicauan Twitter berbunyi "OMG! pertunjukan belahan dada Deepika Padukone", sembari menyebut nama aktris dalam video tersebut.
Namun, seorang editor ternama India, Shekhar Gupta, punya pendapat lain. Baginya, kritik yang dilontarkan para netizen adalah hal konyol.
"Keberatan terhadap momen "Marilyn" yang dialami Kate adalah konyol. Orang-orang Inggris sudah terbiasa memandang para bangsawan layaknya selebritis glamor," kicau Gupta seperti dikutip AFP.
Namun, Times of India bukan satu-satunya media yang memuat foto tersebut. Sejumlah surat kabar Inggris juga menampilkan foto-foto rok tersingkap Kate di laman mereka. Hanya saja, memang, tidak ada yang sedemikian terbuka seperti foto di halaman Times of India.
Insiden kecil itu terjadi dalam rangkaian kunjungan Pangeran William dan Kate ke India. Selain bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi untuk makan siang di rumahnya, pasangan bangsawan tersebut juga berwisata di Taman Nasional Kaziranga hari Rabu (13/4/2016). (Al Arabiya/AFP)
Tag
Berita Terkait
-
Ada Apa? Pangeran William Tiba-Tiba Sewa Pengacara Perceraian Putri Diana, Bikin Istana Gempar
-
Pangeran Harry Tegaskan Tak Akan Kembali ke Kerajaan, Ternyata Ini Alasannya!
-
Berbagi Kisah Perawatan Kanker, Apakah Kate Middleton Jalani Terapi Topi Dingin agar Rambutnya Tak Rontok?
-
Kate Middleton Tenteng Tas Ikonik saat Hadiri Agenda Pertama di 2025, Disebut Warisan Kerajaan Seharga Rp59 Juta
-
Kate Middleton Ungkap Masuk Tahap Remisi Kanker, Apa Itu?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat