Suara.com - Sorot optimisme tampak terpancar di mata pebalap Indonesia yang tergabung di tim Manor Racing, Rio Haryanto, jelang keikutsertaaan pada seri ketiga Formula 1 di Sirkuit Shanghai, Cina, Minggu (17/4/2016).
Baginya, sirkuit yang memiliki panjang 5,451 km itu bukanlah arena baru. Pebalap asal Solo, Jawa Tengah, itu sudah sering menjajal lintasan aspal sirkuit berkarakater cepat ini, khususnya saat masih turun di Asian Formula Renault Challenge dan Formula BMW Pacific.
Bahkan, anak bungsu pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati ini pernah merasakan dua kali naik podium di Shanghai. Perisitwa ini terjadi saat Rio turun di Asian Formula Renault Challenge 2009 bersama Asia Racing Team dengan menempati podium kedua pada masing-masing race pertama dan kedua.
"Sangat menyenangkan bisa kembali lagi ke sini (Sirkuit Shanghai). Kita lihat saja bagaimana rasanya nanti saat tampil di sini dengan mobil F1," kata Rio dalam rilis yang terima Suara.com, Rabu (13/4/2016).
Lebih jauh, motivasi Rio kini tengah berlipat ganda menyusul sukses wujudkan misi saat tampil di seri kedua lalu di Bahrain; 3 April. Ketika itu, Rio bertekad meraih finis pertamanya di F1 di balapan tersebut.
Dan misi itu terwujud setelah Rio menempati peringkat ke-17 di GP Bahrain lalu. Seperti diketahui, Rio gagal finis pada debutnya di F1 di GP Australia, 20 Maret 2016, menyusul masalah teknis pada mobil Manor MRT05-nya.
Satu hal lainnya yang membuat motivasi pebalap berusia 23 tahun itu meninggi adalah karena ini jadi balapan keduanya di kawasan Asia di pentas F1 setelah GP Bahrain.
"Dengan tidak adanya GP Indonesia, balapan di Asia jadi serasa seperti bermain di kandang sendiri. Mudah-mudahan kami bisa membuat kemajuan yang lebih signifikan pada balapan nanti," pungkas Rio.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
PT SPC Akui Produksi 39 Ribu Chromebook Berkat Bocoran Spek Sebelum Tender Kemendikbud
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap
-
Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan
-
Anggota Komisi IX DPR Dorong Pembayaran THR Maju H-14, Ini Alasannya
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
-
KPK Periksa Anggota DPRD Pati, Dalami Komunikasi Terkait Isu Pemakzulan Sudewo
-
Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri