Suara.com - Antusiasme besar ditunjukkan Pascal Wehrlein jelang turun di seri ketiga Formula 1 di Sirkuit Shanghai, Cina, Minggu (17/4/2016). Rekan setim pebalap kebanggaan Indonesia di tim Manor Racing, Rio Haryanto, itu mengaku tertantang dengan lintasan yang memiliki panjang 5,451 km itu.
Penyebabnya lantaran belum pernah menjajal sirkuit yang berkarakter cepat tersebut. Berbeda dengan Rio yang sudah familiar dengan aspal yang pertama kali digunakan untuk gelaran F1 pada tahun 2004 tersebut.
"Sangat menyenangkan bisa mendapat pengalaman baru dengan turun pertama kali di Shanghai," kata Pascal dalam rilis yang didapat Suara.com, Rabu (13/4/2016). "Meski belum pernah balapan di sini, tapi itu bukan masalah besar. Selama cuaca mendukung Anda, maka Anda dapat menciptakan momentum di sini."
Karakter cepat yang dimiliki Sirkuit Shanghai dinilai Wehrlein cocok dengan mobil MRT05 yang dimiliki Manor. Penilaian ini didasarkan dari hasil seri kedua di Sirkuit Sakhir, Bahrain, 3 April lalu, yang juga punya karakter cepat.
Pada balapan di Bahrain lalu, Wehrlein finis di posis ke-13. Wehrlein pun cukup puas dengan balapan di Bahrain mengingat mobil MRT05 yang dikemudikannya bisa mengimbangi kecepatan pesaing terdekat dari timnya, seperti Sauber dan Force India.
"Mobil kami benar-benar cepat di trek lurus di Bahrain lalu. Meski begitu, kami masih harus melakukan perbaikan lagi dan meningkatkan setelan mobil mengingat di trek ini ada lintasan lurus yang panjang dan setelah itu berbelok tajam (ke kanan). Jadi, trek ini cukup menantang dan saya tidak sabar ingin memulainya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!
-
Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!
-
Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran
-
Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!
-
Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan
-
Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural
-
Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!
-
Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!
-
Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?