Suara.com - Dua warga tewas setelah motornya menambrak badan jalan di kawasan Jalan WR Supratman, Surabaya, Jawa Timur, saat hendak mengejar penjambret, Selasa dini hari.
Dua orang itu masing-masing adalah Wilson Unggul Pasaribu (59), dan Sonia Aprilia Giovani (22). Keduanya warga Kalibutuh, Surabaya, dan diketahui hendak mengejar penjambret yang merampas tas mereka.
"Dua orang tewas itu setelah dicek di lokasi diduga merupakan korban penjambretan yang hendak mengejar pelaku," ucap Kanitreskrim Polsek Tegalsari, Surabaya, AKP Ari Priyambodo, saat ditemui di lokasi kejadian seperti dilaporkan Antara.
Ari mengatakan, awalnya kedua korban tewas itu diduga korban kecelakaan lalu-lintas biasa, namun setelah datang ke lokasi dan mendapat informasi adanya penjambretan dari warga sekitar, polisi sementara memastikan kedua orang tewas itu adalah korban penjambretan.
"Informasi awal yang diterima adalah kecelakaan. Pengendara motor menabrak badan jalan dan meninggal di lokasi. Namun, beberapa saksi mengaku sempat mendengar teriakan maling dan jambret sebelum kecelakaan itu," ucapnya.
Ari mengatakan dugaan kuat keduanya adalah korban penjambretan bisa dilihat dari hilangnya barang korban, sesuai hasil olah TKP. Dan petugas mengetahui tas milik korbanSonia Aprilia Giovani hilang, namun dompet korbanWilson Unggul Pasaribu masih ada.
"Kedua korban mengalami luka di kepala akibat membentur taman," tambahnya.
Sementara itu seorang saksi Okti Kananda mengaku sempat mendengar dua korban itu awalnya berteriak minta tolong, dan juga didengar saksi lain di Jalan Dr Soetomo.
"Saya melihat ada tiga motor melaju dari selatan ke utara. Semuanya berboncengan, dan pengendara motor nomor dua memakai helm," kata Okti.
Setelah itu, pengendara motor nomor dua berteriak maling, dan motor nomor tiga juga berteriak jambret, namun motor satu melaju dengan kecepatan tinggi.
"Saat itu, motor nomor satu berbelok ke Jalan WR Supratman, dan pengendara nomor dua berusaha mengikuti, namun kemudian tidak mampu mengontrol dan menabrak badan atau taman di pinggir jalan, dan meninggal di lokasi kejadian," katanya.
Hingga saat ini, kejadian masih ditangani Unit Reskrim, dan Unit Laka Polrestabes Surabaya.
Tag
Berita Terkait
-
Duet Ibu-Anak Gagalkan Duo Bandit Bawa Lari Tas Louis Vuitton
-
Hobi Main Gadget Sambil Jalan? Jangan Sampai Kejadian Seperti Ini
-
Pelajar Putri Ini Berani Kejar Jambret Sampai Tertangkap
-
Hati-hati Pakai Ponsel di Motor Agar Tak Seperti Siswi SMK Ini
-
Dua Jambret Dibekuk Polisi, Modusnya Ikuti Sepeda Motor Korban
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno