News / Nasional
Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB
Ilustrasi Pemberlakuan contraflow di jalan tol. ANTARA/HO - Jasa Marga
Baca 10 detik
  • PT JTT dan polisi menerapkan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek KM 70-36 arah Jakarta pada Senin petang.
  • Rekayasa lalu lintas ini bertujuan melancarkan arus balik Idul Fitri dan mendukung skema one way lokal lainnya.
  • Contraflow dibuka pukul 18.19 WIB berdasarkan diskresi kepolisian demi menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Suara.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama pihak kepolisian resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di jalur balik Lebaran ruas Tol Jakarta-Cikampek pada Senin petang. Langkah ini diterapkan mulai dari KM 70 sampai dengan KM 36 arah Jakarta untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, memberikan keterangan resminya di Karawang, Jawa Barat.

Ia menyampaikan bahwa penerapan contraflow, yakni pengaturan lalu lintas yang mengubah arah normal arus kendaraan, dilakukan sepenuhnya atas diskresi pihak kepolisian.

Kebijakan rekayasa lalu lintas ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan pada periode arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Selain itu, langkah ini juga dilakukan untuk menyokong pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way lokal yang sedang berjalan di titik lainnya.

Secara teknis, contraflow di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta ini mulai dibuka pada pukul 18.19 WIB.

Pemberlakuan rekayasa ini menjadi upaya kolaboratif antara pengelola jalan tol dan aparat penegak hukum dalam menjaga ritme pergerakan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang ekstrem.

"Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan secara situasional atas diskresi pihak kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan," katanya.

Sepanjang periode arus balik Lebaran ini, PT Jasamarga Transjawa Tol bersama kepolisian terus melakukan pemantauan intensif di berbagai titik strategis.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret

Hal ini dilakukan guna memastikan aspek kelancaran serta keselamatan bagi seluruh pengguna jalan tol yang menuju arah Jakarta dan sekitarnya.

Pihak pengelola jalan tol turut memberikan imbauan penting bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan balik. PT Jasamarga Transjawa Tol meminta seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan, merencanakan waktu perjalanan dengan matang, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan laik jalan sebelum memasuki ruas tol.

Faktor kesiapan pendukung lainnya juga menjadi sorotan. Pengguna jalan diharapkan memastikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM), saldo uang elektronik yang mencukupi untuk transaksi di gerbang tol, serta memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan fit sebelum menempuh perjalanan jarak jauh.

Load More