Suara.com - Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman berharap Fahri Hamzah mendapat pencerahan saat menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rencananya Fahri akan bertemu SBY.
Sohibul berharap, pertemuan SBY itu nantinya akan mengingatkan Fahri bahwa setiap kader partai harus tunduk kepada keputusan Ketua Umum Partai.
"Kita berharap, dari semua komunikasi yang dia lakukan. Kita harap beliau mengetahuilah bagaimana sebetulnya di partai-partai lain," kata Sohibul di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (24/4/2016).
Contohnya, sambung Sohibul, ketika kasus amandemen UU tentang KPK, partai Demokrat awalnya memberikan dukungan. Tetapi ketika Ketua Umum Partai Demokrat memberikan perintah untuk menolak, maka seluruh kader pun tunduk.
"Karena itu, di partai manapun, termasuk di PKS, keputusan partai ya harus seperti itu (dituruti kader). Nah, mudah-mudahan pencerahan seperti in bisa beliau (Fahri) dapatkan ketika beliau berkunjung ke partai lain. Karena itu, kami mendorongnya," ujar Sohibul.
Sohibul pun mempersilakan Fahri bila tertarik masuk ke Partai Demokrat. "Silakan saja, nggak masalah," kata Sohibul.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir