Suara.com - Sebanyak 10 unit kios yang terletak di Jalan Basuki Rahmat kilometer 8 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Minggu (24/4/2016), sekitar pukul 20.00 WIT ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran kios berjejer di depan areal Bandara DEO Kota Sorong yang rencananya dipindahkan oleh pemerintah setempat tersebut.
Menurut salah seorang saksi Anon (23) yang ditemui di lokasi kebakaran mengatakan bahwa api berawal dari kios milik Nur Hasil yang dijadikan warung makan.
"Api tiba-tiba muncul dari kios milik ibu Nur Hasil dan dengan sekejap membakar sembilan kios di sampingnya. Tidak ada satupun barang 10 kios tersebut yang berhasil diselamatkan karena api begitu cepat serta pemadam kebakaran terlambat datang," ujar Anon.
Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian setempat bahwa 10 kios yang terbakar adalah empat warung makan, salon, distro, penjual stiker, penjual stempel, pemangkas rambut dan satu kios yang dijadikan tempat tinggal.
Pihak kepolisian setempat belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut karena masih dilakukan penyelidikan. Namun mereka menduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik. (Antara)
Berita Terkait
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Banjir Akibat Danau Sentani Meluap
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya