News / Nasional
Kamis, 21 Mei 2026 | 10:12 WIB
Pasukan Koops TNI Habema dipersiapkan untuk memburu anggota OPM yang diduga membunuh delapan warga sipil pendulang emas di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua. [Antara]
Baca 10 detik
  • Kelompok OPM membunuh delapan warga sipil pendulang emas di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, pada Rabu (20/5/2026).
  • Pasukan TNI Habema dikerahkan untuk memburu pelaku pembunuhan serta melakukan evakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian perkara.
  • TNI akan memperketat patroli dan pengamanan di wilayah Yahukimo guna menjamin keselamatan warga serta mengantisipasi gangguan keamanan lanjutan.

Suara.com - Komando Operasi TNI Habema mengerahkan pasukan dan bantuan helikopter untuk memburu kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diduga membunuh delapan warga sipil pendulang emas di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Peritiwa pembunuhan ini diketahui terjadi pada Rabu (20/5/2026). Delapan korban disebut dibunuh karena dituduh sebagai mata-mata aparat keamanan.

"Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut,” ujar Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letnan Kolonel Inf M. Wirya Arthadiguna kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Menurut Wirya, pelaku pembunuhan diduga berasal dari kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Mayor Dejang Heluka.

Usai melakukan pembunuhan, kelompok tersebut dilaporkan melarikan diri ke wilayah lain.

Koops TNI Habema kini fokus melakukan pengejaran terhadap para pelaku sekaligus mengevakuasi jenazah para korban dari lokasi kejadian.

"TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” ujar Wirya.

Selain operasi pengejaran, TNI juga akan meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah Yahukimo untuk mengantisipasi gangguan keamanan lanjutan dan menjamin keselamatan warga sipil. (Antara)

Baca Juga: Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi

Load More