Suara.com - Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Rabu (27/4/2016), memeriksa kesehatan tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Hal ini menyusul keluhan sakit di bagian dada kiri yang disampaikan Jessica.
"Kami periksa kesehatan jantungnya," kata Kepala Bidang Dokkes Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak.
Musyafak mengatakan pemeriksaan kesehatan akan melibatkan tiga ahli jantung.
Jessica sudah dipindahkan dari ruang tahanan ke gedung Biddokes Polda Metro Jaya pada pukul 10.45 WIB tadi.
"Ini ada tiga dokter yang memeriksa. Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan," kata dia.
Kemarin, salah satu pengacara Jessica, Hidayat Boestam, mendatangi Polda Metro Jaya. Hidayat mengatakan kondisi kesehatan Jessica selama ditahan menurun terus.
"Jessica terlihat lemas, mukanya pucat seperti kecapean," kata Hidayat.
Hidayat mengatakan selama di penjara kliennya mengalami stres dan pusing. Obat yang diberikan polisi, katanya, tidak menyembuhkannya.
"Saya langsung panggil dokter tadi, lalu Jessica diperiksa. Dokter juga langsung mengganti obat nya juga dengan yang baru," kata Hidayat.
Hidayat mengatakan Jessica mengeluh sakit di bagian dada sejak Senin (25/4/2016). Jessica merasa sesak nafas.
"Tadi saya coba angkat tangannya (Jessica), dia mengeluh sakit di dadanya, agak nyeri," kata Hidayat.
Hidayat meminta tim dokter kepolisian untuk memeriksa Jessica ke rumah sakit.
"Mudah mudahan bisa cepat dirujuk ya, kalau bisa dibawa saja ke rumah sakit di Jakarta yang dekat sama keluarga," ujar Hidayat.
Sampai saat ini, berkas kasus Jessica belum juga dilimpahkan ke pengadilan. Soalnya, berkas masih bolak-balik antara Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan polda karena belum juga lengkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini