Suara.com - Pebalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, sejauh ini sudah empat kali turun di balapan bergengsi dunia, Formula 1. Dari empat kali balapan, dia belum masuk 10 besar. Bagaimana tanggapan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang selama ini ikut bekerja keras agar Rio bisa membalap di sana?
"Ada yang memang mungkin kelemahan Rio, tapi kita juga nggak bisa munafikan ada non teknis di luar kekuasaan Rio, faktor mesin, faktor alam. Saya kira itu sesuatu yang wajar terjadi di lapangan," ujar Imam usai menghadiri acara di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Kamis (5/5/2016).
Walaupun prestasi Rio di ajang jet darat belum mencolok, bagi Imam, lelaki kelahiran Solo, Jawa Tengah, 22 Januari 1993 itu, sudah membanggakan bangsa Indonesia.
"Yang penting Rio sudah tampil mewakili Merah Putih, dan mampu mensejajarkan (bendera) Merah Putih dengan bendera-bendera lain di belahan dunia," kata Imam.
Dari empat seri yang diikuti Rio di F1 2016, dia baru berhasil finish dua kali, itupun belum sampai menduduki 10 besar.
Rinciannya, seri pertama pada Minggu (20/3/2016), Rio gagal finis di GP Australia, Sirkuit Albert Park, Melbourne. Rio gagal karena ada kerusakan teknis pada mobil bernomor 88.
Seri kedua pada Minggu (3/4/2016) , Rio sukses wujudkan target finish di Formula 1 GP Bahrain, di posisi 17.
Seri ketiga, Minggu (17/4/2016), di GP China, Rio finish di urutan ke 21.
Pada seri keempat, Minggu (1/5/2016), nasib buruk kembali menimpa Rio di GP Rusia. Dia gagal melanjutkan balapan di Sirkuit Sochi. Rio harus keluar dari arena di belokan kedua karena terlibat insiden tabrakan dengan pembalap Force India-Mercedes Nico Hulkenberg.
Tag
Berita Terkait
-
Potret Tunggangan Merakyat Rio Haryanto, Naik Motor Murah Buat Salat Jumat Bikin Warganet Terpikat
-
Seberapa Kaya Rio Haryanto? Sawer Karyawan sampai Undang Gilga Sahid-Happy Asmara di Syukuran Pernikahan
-
Berapa Tarif Manggung Gilga Sahid dan Happy Asmara? Diundang Tampil di Syukuran Pernikahan Rio Haryanto
-
Terungkap Tarif Makeup Athina Papadimitriou Istri Rio Haryanto, Pakai MUA Berbeda untuk Akad dan Resepsi
-
Ada Mobil Balap, Intip 7 Potret Resepsi Pernikahan Rio Haryanto dan Athina Papadimitriou
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS