Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun ini menerima 2.629 calon mahasiswa Program Sarjana melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Dari jumlah tersebut 827 orang adalah laki-laki dan 1.802 adalah perempuan.
Para calon mahasiswa baru ini terbagi dalam bidang Sosiohumaniora (Soshum) sebanyak 780 orang calon mahasiswa dan 1.849 di bidang Saintek.
“Total pendaftar tahun ini ke UGM mencapai 44.381 dan yang diterima sebanyak 2.629 orang,”tutur Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Dr. Iva Ariani., S.S., M.Hum., Selasa (10/5/2016).
Iva menuturkan program studi (prodi) yang paling banyak peminatnya untuk bidang Soshum, yaitu Akuntansi (3.234 orang), Manajemen (3.107 orang), dan Psikologi (3.076 orang). Sementara itu, untuk bidang Saintek prodi dengan peminat terbanyak adalah Farmasi (2.053 orang), Teknik Sipil (2.043 orang) dan Pendidikan Dokter (2.030 orang).
“Untuk Soshum yang terbanyak peminatnya adalah Akuntansi sedangkan Saintek masih Farmasi,”urai Iva.
Di sisi lain, untuk prodi dengan selektivitas tinggi antara lain Pariwisata (2,45%), Hubungan Internasional (2,92%), dan Manajemen (3,00%) untuk bidang Soshum. Sedangkan bidang Saintek antara lain Teknologi Informasi (4,34%), Pendidikan Dokter (4,38%), dan Farmasi (4,92%).
Bagi para calon mahasiswa yang dinyatakan diterima di UGM selanjutnya diharapkan menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Setelah itu, calon mahasiswa diminta melihat jadwal pengisian biodata, rangkaian kegiatan dan waktu pembayaran UKT maupun registrasi dilakukan di laman:https://um.ugm.ac.id/pada 31 Mei 2016 pukul 17.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Lewat Dongeng Boneka Tangan, KKNT UNP Kediri Ajarkan Kecerdasan Emosional di KB Mentari
-
Jaksa Tuntut Mahasiswa UNY Terdakwa Pembakar Tenda Polda DIY saat Demo Agustus 2025 1 Tahun Penjara
-
Tanah Bergerak di Tegal Disebut Bakal Berulang, Pakar Geologi UGM: Tak Layak Huni, Cari Lokasi Baru!
-
Viral Pengakuan Dokter Soal Jenazah ODGJ yang Dijual Buat Praktikum Mahasiswa Kedokteran
-
Terbukti Lakukan Kekerasan, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diskors 2 Semester dan Terancam DO
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Rano Karno Soroti Trotoar Jadi Lahan Parkir dan PKL: Itulah Uniknya Jakarta
-
Panglima TNI Rombak Besar-besaran: 12 Jenderal AD Dimutasi, Salah Satunya Jampidmil
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Dapat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Bonatua Jadi Ahli Meringankan Roy Suryo Cs Hari Ini
-
Membersihkan 'Telur-telur Busuk', Hashim Tegaskan Akan Ada Pejabat yang Dicopot Prabowo
-
ICW Bongkar Pengaruh Pemerintah Prabowo-Gibran ke Merosotnya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia
-
Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
-
KPU Serahkan Salinan Ijazah UGM Jokowi Tanpa Sensor, Roy Suryo Klaim Temukan Kejanggalan Baru
-
Fenomena Bulan Baru Bisa Picu Banjir Rob, 12 Wilayah Jakut Masuk Status Waspada hingga 16 Februari
-
Gus Ipul Jelaskan Penonaktifan BPJS PBI: Tidak Sepihak, Data dari Kepala Daerah