Suara.com - Wakil Ketua MPR minta TNI dan polisi tidak represif menindak pengaruh paham komunisme. Jangan sampai penindakan malah menyalahi aturan.
"Jadi ini bagian-bagian yang saya kira memang, siapapun mestinya harus berdasarkan pada hukum ya. Bukan represi," kata Hidayat, di Komplek DPR, Jakarta, Kamis (12/5/2016).
"Jadi kalaupun TNI dan Polri melakukan kegiatan-kegiatan ini, haruslah memang ada landasan-landasan hukum, harus kuat. Sehingga dengan demikian pemberantasan organisasi yang terlarang dalam konteks organisasi Indonesia juga memiliki landasan hukum," tutur Hidayat.
Hanya saja Hidayat menegaskan jika tindakan hukum, aparat jangan disalah artikan sebagai tindakan represif.
"Saya berharap sekali lagi TNI memang melakukan kegiatan-kegiatan yang berdasarkan hukum," tegas Hidayat.
Belum lama ini isu komunisme dan PKI kembali muncul. Polisi menangkap beberapa orang yang dituduh terlibat komunis. Namun beberapa dari mereka dibebaskan. (Dian Rosmala)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter