Suara.com - Anak perempuan berusia 12, YL, ditemukan tanpa mengenakan celana dalam di sebuah kuburan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Dia korban pemerkosaan.
YL ditemukan warga dalam keadaan mabuk, Kamis (12/5/2016) dinihari kemarin di kuburan Cibirong. Sebelum diperkosa, YL diperdaya untuk diajak minum minuman keras oleh 4 pelaku, MR (23), AS (28), AL (20), dan IP (39).
Warga sekitar kuburan yang menemukan YL adalah Ketua RT 14 RW 6 Pancoran Barat II Mutahan. Dia menemukan YL sekitar pukul 00.30 WIB. Saat ditemukan, YL tanpa memakai celana dalam dan baju pun dalam keadaan terbuka.
"Kirain suara kucing berantem. Saya samperin ternyata ada perempuan sudah tanpa celana dalam. Pakai celana levis sambil nangis nangis, saya datengin dan langsung kami bawa ke pos," kata Mutahan, Jumat (13/5/2016) di lokasi kejadian.
Lanjut Mutahan memang kondisi lokasi kejadian sedang sepi, warga memang tidak ada yang berkumpul saat itu.
"Kita tumben warga biasanya kumpul, karena dibawah ada tempat untuk bermain bulu tangkis," kata Mutahan.
Lanjut Mutahan korban YL sengaja ditinggalkan dikuburan ini, karena dilihat memang saat itu kondisi sepi.
"Kami kira korban ditinggalkan di sini mabuk tidak tahu dari mana mereka," kata Mutahan.
Mutahan juga tidak mengetahui dan tidak mengenal para pelaku tersebut.
"Pelaku, warga tidak ada yang mengenal disini makanya kani kaget dengan kejadian ini,"ujar Mutahan.
Suasana tempat kejadian pemerkosaan cukup sepi. Pemukiman di sana mempunyai rumah yang rapat. Untuk menuju kuburan pun harus melewati gang sempit.
Sebelumnya YL diperkosa oleh 4 lelaki dewasa berusia 20-an tahun. Sebelum diperkosa, YL diajak minum minuman keras. Tapi polisi sudah menangkap 4 pelaku itu, YL masih hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan