News / Internasional
Minggu, 15 Mei 2016 | 07:20 WIB
Ban pesawat ini menjadi persegi setelah mendarat di Bandara Heathrow. (Metro)

Suara.com - Sejumlah pakar penerbangan dibuat bingung oleh bentuk salah satu roda pesawat milik maskapai British Airways. Betapa tidak, alih-alih berbentuk bundar sebagaimana layaknya roda pada umumnya, roda pesawat British Airways tersebut berbentuk agak persegi.

Pesawat Airbus A380 tersebut mendarat di Bandara Heathrow, London, dari Hongkong dengan bentuk roda pendaratan yang aneh. Tidak ada seorang pun yang yakin akan apa yang terjadi, namun menurut teori yang diyakini banyak pihak, roda tersebut mengalami kebocoran yang dipengaruhi oleh perubahan suhu seiring dengan perubahan ketinggian pesawat.

Lansiran Aviation Herald, Otoritas Penerbangan Sipil Inggris pun menggambarkan insiden tersebut sebagai sesuatu yang "tidak biasa".

"Ini tidak biasa. Belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," kata seorang juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Inggris.

Kabarnya, tanda-tanda kurangnya tekanan pada ban sudah terlihat sebelum pesawat lepas landas. Namun, kru pesawat tetap melakukan penerbangan.

Seorang pakar keselamatan penerbangan mengatakan,"Ini sedikit misterius, sebuah fenomena yang menarik. Ban yang kempes seharusnya tetap bundar setelah pesawat mendarat, tidak mungkin jadi berbentuk persegi seperti dalam foto tersebut. Roda tersebut akan tetap berputar ketika bergesekan dengan landasan yang rata, dengan ban kempes yang bergulung di sekitar roda tersebut".

"Ban tersebut menjadi berbentuk seperti itu setelah pesawat mengerem. Bobot pesawat bertumpu pada roda, yang terbuat dari logam alumunium ringan namun kuat. Anda bisa lihat rodanya tidak rusak sama sekali karena sudah dirancang untuk menahan beban ini," kata pakar tersebut.

"Efek beban pada ban kempes sama dengan ketika Anda meremas mainan gelang karet dengan intensitas yang berbeda, itu akan berubah menjadi bentuk yang berbeda-beda," sambungnya.

"Pada sebuah pesawat A380, dalam kasus ini, menjadi berbentuk persegi. Pada pesawat (Boeing) 747, contohnya, muatan pesawat tidak menyebabkan terjadinya bentuk seperti ini," lanjutnya.

"Alasan kempesnya ban adalah bisa saja lantaran pemanasan berlebih saat pengereman, menekan ban dan membuatnya pecah - meskipun hal tersebut jarang sekali terjadi karena pilot mendapat peringatan jika rem menjadi terlalu panas - atau ada benda asing di landasan Hongkong yang menancap di ban. Dalam semua kondisi tersebut, pilot amat terlatih untuk mengendalikan situasi dengan aman," pungkasnya.

Beruntung, tidak ada insiden membahayakan dalam kasus tersebut. Pesawat mendarat dengan selamat dan ban yang kempes tersebut sudah diganti. (Metro)

Tag

Load More