Suara.com - Sejumlah pakar penerbangan dibuat bingung oleh bentuk salah satu roda pesawat milik maskapai British Airways. Betapa tidak, alih-alih berbentuk bundar sebagaimana layaknya roda pada umumnya, roda pesawat British Airways tersebut berbentuk agak persegi.
Pesawat Airbus A380 tersebut mendarat di Bandara Heathrow, London, dari Hongkong dengan bentuk roda pendaratan yang aneh. Tidak ada seorang pun yang yakin akan apa yang terjadi, namun menurut teori yang diyakini banyak pihak, roda tersebut mengalami kebocoran yang dipengaruhi oleh perubahan suhu seiring dengan perubahan ketinggian pesawat.
Lansiran Aviation Herald, Otoritas Penerbangan Sipil Inggris pun menggambarkan insiden tersebut sebagai sesuatu yang "tidak biasa".
"Ini tidak biasa. Belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," kata seorang juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Inggris.
Kabarnya, tanda-tanda kurangnya tekanan pada ban sudah terlihat sebelum pesawat lepas landas. Namun, kru pesawat tetap melakukan penerbangan.
Seorang pakar keselamatan penerbangan mengatakan,"Ini sedikit misterius, sebuah fenomena yang menarik. Ban yang kempes seharusnya tetap bundar setelah pesawat mendarat, tidak mungkin jadi berbentuk persegi seperti dalam foto tersebut. Roda tersebut akan tetap berputar ketika bergesekan dengan landasan yang rata, dengan ban kempes yang bergulung di sekitar roda tersebut".
"Ban tersebut menjadi berbentuk seperti itu setelah pesawat mengerem. Bobot pesawat bertumpu pada roda, yang terbuat dari logam alumunium ringan namun kuat. Anda bisa lihat rodanya tidak rusak sama sekali karena sudah dirancang untuk menahan beban ini," kata pakar tersebut.
"Efek beban pada ban kempes sama dengan ketika Anda meremas mainan gelang karet dengan intensitas yang berbeda, itu akan berubah menjadi bentuk yang berbeda-beda," sambungnya.
"Pada sebuah pesawat A380, dalam kasus ini, menjadi berbentuk persegi. Pada pesawat (Boeing) 747, contohnya, muatan pesawat tidak menyebabkan terjadinya bentuk seperti ini," lanjutnya.
"Alasan kempesnya ban adalah bisa saja lantaran pemanasan berlebih saat pengereman, menekan ban dan membuatnya pecah - meskipun hal tersebut jarang sekali terjadi karena pilot mendapat peringatan jika rem menjadi terlalu panas - atau ada benda asing di landasan Hongkong yang menancap di ban. Dalam semua kondisi tersebut, pilot amat terlatih untuk mengendalikan situasi dengan aman," pungkasnya.
Beruntung, tidak ada insiden membahayakan dalam kasus tersebut. Pesawat mendarat dengan selamat dan ban yang kempes tersebut sudah diganti. (Metro)
Tag
Berita Terkait
-
Maskapai Berbiaya Rendah Asal Vietnam Goda Pelancong RI Dengan Tiket Murah
-
Mengenang Capt. Andy: Pilot Senior yang Gugur dalam Tugas, Sosok Loyal dengan Selera Humor Tinggi
-
Momen Haru Pelepasan Jenazah Korban Pesawat ATR-42-500, Menteri KKP Sempat Pingsan
-
Rekaman Detik-detik Menteri Trenggono Ambruk Saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR
-
Momen Wamen Didit Ambil Alih Posisi Inspektur Saat Menteri Trenggono Pingsan di Podium
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu