Tim Uber Indonesia untuk sementara tertinggal 1-2 dari tim Thailand dalam lanjutan pertandingan penyisihan grup C Piala Uber 2016 di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, Jiangsu, Cina, Selasa (17/5/2016). Tunggal putri Hanna Ramadini yang turun pada partai ketiga takluk dari wakil Negeri Gajah Putih Busanan Ongbumrungpan 8-21, 11-21 selama 38 menit permainan.
Permainan pemain asal klub Mutiara Cardinal Kudus itu seakan tidak mampu berkembang sejak game pertama menghadapi Busanan yang merupakan pemain peringkat 21 dunia. Busanan yang tampil percaya diri sukses menekan atlet kelahiran Tasikmalaya itu 3-1, 7-4, 14-5, 16-6, hingga merebut game pertama 21-8.
"Saya sering terserang dan tidak mampu mengembalikan bola dengan baik. Saya hanya bertahan dan seakan dikendalikan lawan," kata Hanna.
Game kedua seakan tidak mempengaruhi perubahan mental dan pola permainan. Hanna kembali tertekan 3-10, 5-15, 9-17, dan dipaksa merelakan kemenangan 11-21.
Pemain berusia 21 tahun itu telah mencoba mengganti taktik serangan dengan bola-bola menyilang sebagaimana instruksi pelatih. Tapi, Busanan sukses mengembalikan bola dan melesatkan smes tepat di depan Hanna.
"Saya tidak dapat menyumbang poin bagi tim. Tapi, saya percaya kesempatan untuk menang dari Thailand tetap ada dari teman-teman yang lain. Saya juga akan mengevaluasi penampilan saya melawan Busanan dengan pelatih," kata Hanna.
Poin untuk Indonesia disumbang pasangan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari yang menang 21-14, 21-12 atas pasangan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai dalam pertandingan partai kedua selama 50 menit.
Sementara Maria Febe Kusumastuti yang turun pada partai pembuka kalah 14-21, 14-21 dari pemain andalan Thailand Ratchanok Intanon, dalam pertandingan yang berlangsung selama 42 menit. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai