- Mahasiswa dari Universitas Indonesia dan Universitas Pancasila akan berdemonstrasi di Bundaran HI, Jakarta, pada 12 Juni 2026.
- Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan kesejahteraan ekonomi masyarakat Indonesia saat ini.
- Massa menyoroti depresiasi nilai rupiah, kenaikan harga bahan pokok, pemutusan hubungan kerja, serta penggunaan APBN yang dinilai tidak efektif.
Suara.com - Sejumlah mahasiswa akan melakukan aksi demonstrasi di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat 12 Juni 2026. Massa di antaranya dari Universitas Indonesia hingga Universitas Pancasila.
BEM UI melalui unggahan Instagram @bemui_official mengatakan Indonesia adalah negara yang kaya, tetapi entah mengapa rakyatnya tak kunjung sejahtera.
Selain itu, kata dia, Indonesia adalah negara yang besar, tetapi entah mengapa perut rakyatnya belum bebas dari rasa lapar.
"Belakangan, ekonomi Indonesia runtuh. Namun, sayangnya pemerintah justru makin memperkeruh keadaan," tulisnya.
"Kebijakan fiskal bocor, independensi BI direnggut, dan komunikasi pemerintah kepada publik justru jauh dari kata layak," lanjutnya.
Mahasiswa UI juga menilai pemerintah justru menyangkal kondisi yang ada dan mendegradasi perjuangan serta kritik yang digaungkan oleh rakyat.
"Tak hanya itu, aparat negara digunakan sebagai alat untuk membungkam mereka yang bersuara," kata dia.
Sementar itu @bem.fhui menyampaikan kalau akhir-akhir ini, rakyat Indonesia kerap mengalami dan menyaksikan berbagai kejadian yang menekan kesejahteraan.
Salah satu keadaan yang mengancam kehidupan masyarakat kata dia, adalah depresiasi nilai rupiah.
Baca Juga: Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM Nonsubsidi Sulit Ubah Keputusan Pemerintah
"Hal ini berimplikasi pada karut marut perekonomian Indonesia, seperti naiknya harga bahan pokok dan maraknya pemutusan hubungan kerja," kata dia.
"Padahal, negara kita adalah negara yang kaya. Namun, entah kenapa rakyat kita justru semakin terpuruk atas keterbatasan ekonomi yang ada," lanjutnya.
BEM FHUI menilai alih-alih mengevaluasi, pemerintah justru tetap melakukan pemborosan APBN. Hal ini kata dia, terlihat dalam pelaksanaan program populis pemerintah yang tidak efektif dan mengenyangkan kantung pejabat, seperti MBG dan Koperasi Merah Putih.
"Bahkan, pemerintah terus mempromosikan dan mempertahankan program-program tersebut dengan mengelabui rakyat di pelosok negeri atas kebermanfaatan palsu dari pemerintah," tulisnya.
Berita Terkait
-
Mahasiswa Jaksel Turun ke Jalan, Desak Copot Menkeu dan Tolak Kenaikan BBM
-
Demo Mahasiswa Jumat Besok, Ini 5 Tuntutan yang Bakal Dibawa di Aksi Bundaran HI
-
Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM Nonsubsidi Sulit Ubah Keputusan Pemerintah
-
Bundaran HI Bermandikan Cahaya Waisak dalam Illumination of Jakarta
-
Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Samsung Hadirkan Game Changer lewat Galaxy Z Fold8, Ini Harga dan Spesifikasinya
-
Skema Ponzi Berbaju Syariah? Bongkar Modus Penipuan yang Mengelabui Investor Muslim
-
BGN Sapu Bersih Dapur MBG Bermasalah, 833 Ditutup dan Ratusan Pegawai Dipecat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Jangan Asal Congkel, Ini 6 Cara Membersihkan Bunga Es di Freezer Secara Efektif
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Usai Purbaya, Giliran Mendagri Peringatkan Jakarta soal Obligasi Daerah
-
Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut
-
Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok
-
Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan