Suara.com - Anggota Badan Legislasi Daerah DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Hanura, Mohamad Sangaji alias Ongen usai diperiksa KPK terkait suap reklamasi Teluk Jakarta selama 6 jam. Ongen mengklaim tak ada yang spesial dengan pemeriksaannya itu.
Ongen diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ariesman Widjaja yang terjerat dalam kasus dugaan suap anggota DPR terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang dan Kawasan strategis Pantai Utara Jakarta.
"Pemeriksaannya hari ini tidak ada yang spesial ya," kata Ongen sambil berlalu menuju mobilnya usai diperiksa di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu(17/5/2016).
Pemeriksaan terhadap Ketua Fraksi Hanura di DPRD DKI tersebut pada hari ini merupakan lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya. Ongen sudah 3 kali diperiksa KPK.
Sebelumnya, Ongen diperiksa penyidik untuk mendalami perannya dalam pembahasan Raperda tersebut. Pada pemeriksaan sebelumnya juga, anak buah Wiranto itu membantah kalau dirinya menerima sebuah mobil Toyota Alphard dengan tiket pelesiran ke Amerika Serikat.
Seperti diketahui, untuk mendalami kasus tersebut, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi, baik saksi lunci maupun yang diduga hanya berkaitan dengan kasus tersebut. Adapun kolega Ongen yang sudah diperiksa adalah, Ketua DPRD DKI Prastyo Edy Marsudi, Wakil Ketua DPRD, Mohamad Taufik, Ferial Sofyan, Wakil Balegda DKI, Merry Hotma dan juga beberapa yang lainnya.
Sementara dari pihak Pemprov DKI, KPK sudah memanggil sejumlah anak buah Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) termasuk juga dirinya. Dan dari pihak Swasta, Bos PT. Agung Sedayu Grup Sugianto Kusuma alias Aguan sudah berkali-kali diperiksa oleh KPK.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi
-
LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran
-
Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami
-
Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini
-
KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!
-
Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!