Suara.com - Pemerintah gencar membangun infrastruktur di wilayah pulau-pulau terpencil dan perbatasan. Dari berbagai Kementerian dan Lembaga diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk turut andil dalam percepatan pembangunan tersebut.
"Dari 22 Kementerian, termasuk BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan), dari Dirjen Depantemen Dalam Negeri sudah mulai tender, sudah dialokasikan dengan harapan maksimal skala prioritas Pemerintah tahun depan selesai. Baik dari pulau Rondo sampai Atambua selesai," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam acara peresmian kantor baru BNPP di Jalan Kebon Siri, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2016).
Tjahjo menuturkan, tahun ini proyek pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana publik di wilayah perbatasan bisa lebih maksimal dibanding tahun lalu. Kunci percepatan pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan saat ini ada di Kementeria Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Perhubungan yang dibantu TNI.
"Tahun ini sudah hampir 70 persen, tinggal finising. Karena ada bangun jembatan, pengerasan jalan, pembuatan dermaga, pos-pos komando TNI-Polri, Puskesmas. Kemudian sekolah SD, SMP, SMA sudah ada semua di 187 Kecamatan, sekarang sedang dioptimalkan puskesmas pembantu yang jaraknya luas," ungkap dia.
Dia menambahkan, tahun depan Presiden Joko Widodo akan peresmian semua proyek pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana di semua wilayah perbatasan.
"Sekarang ini kuncinya ada di Kementerian PUPR dan Kemenhub. Dari Sabang sampai Merauke sudah ada landasan (pesawat) semua, meski kecil. Ini semua sambung menyambung menjadi satu," terang Tjahjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan