Suara.com - Jean Paul Troadec, mantan Kepala Unit Investigasi Kecelakaan Transportasi Udara (BEA) Prancis optimistis pesawat EgyptAir MS804 yang hilang telah diserang oleh misil atau dibom. Asumsi ini ikut didukung keterangan saksi seorang kapten kapal niaga yang melihat bola api di udara beberapa saat sebelum pesawat hilang kontak.
"Kita harus sangat berhati-hati menyimpulkan setelah pesawat hilang dari radar.Investigasi pertama yang harus dilakukan adalah menemukan serpihan pesawat. Setelah itu baru bisa membuat hipotesis," katanya.
"Diduga kuat ada ledakan di kabin pesawat yang disebabkan bom atau bom bunuh diri. Secara teknis memang mungkin saja kecelakaan terjadi ketika udara cerah, tapi sepertinya bukan itu. Bisa juga akibat ditembak misil seperti yang dialami Malaysia Airlines pada Juli 2014," bebernya lagi.
Menurut Troadec, dugaan EgyptAir MS804 ditembak misil atau bom bunuh diri menguat lantaran tak ada peringatan tanda bahaya dari kru pesawat ke pihak bandara.
"Jika kru tak mengrim sinyal bahaya ke bandara, itu karena terjadi sangat cepat. Masalah mesin atau kesalahan teknis tak menyebabkan kecelakaan secara tiba-tiba. Dalam kasus ini kru sama sekali tak bereaksi, maka kita berpikir ini akibat bom," jelasnya. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang
-
Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat
-
Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa
-
Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini
-
Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi
-
Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu
-
Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat
-
Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub
-
LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral
-
Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok