Suara.com - Aktivitas vulkanik Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), masih fluktuatif. Kegempaan terekam di atas rata-rata lima kali dalam sehari.
"Sebelumnya memang statusnya sudah diusulkan untuk diturunkan dari siaga level III menjadi waspada level II, namun kembali terjadi peningkatan kegempaan vulkanik dangkal yang melebihi normal," kata Nurhadi, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu di Kakaskasen, Tomohon, Sabtu (21/5/2016).
Pada periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WITA hari ini, secara visual gunung api aktif setinggi 1.580 di atas permukaan laut ini tampak jelas, warna asap putih intensitas tipis hingga sedang dengan ketinggian 75 meter di atas puncak. Selanjutnya, kegempaan terekam satu kali gempa tektonik jauh dengan amplituda enam milimeter berdurasi 400 detik.
Terekam pula sebanyak 22 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplituda 4-28 milimeter selama 3,5-20 detik, satu kali mikrotremor amplituda 0,5-1,0 milimeter serta gempa embusan sebanyak 16 kali dengan amplituda 7-42 milimeter dengan lama gempa 15-32,5 detik.
"Direkomendasikan agar tidak ada aktivitas masyarakat atau pengunjung di dalam radius 2,5 kilometer dari kawah Tompaluan Gunung Lokon," katanya.
Menurut Farid, kegempaan Gunung Lokon yang didominasi dengan gempa-gempa permukaan terjadi akibat kontak suhu tinggi dengan air.
"Bisa saja aktivitas kegempaan yang terjadi saat ini merupakan aktivitas pada rekahan atau di kawah Tompaluan. Kondisi seperti ini bisa juga disertai letusan freatik," katanya.
Dia pun mengharapkan warga mematuhi radius bahaya sejauh 2,5 kilometer dari kawah Tompaluan untuk menghindari letusan tiba-tiba yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, pengunjung ataupun pendaki.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi