Suara.com - Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia Rexy Mainaky mengaku tiga atlet tunggal putra Merah-Putih kalah pengalaman bermain dalam turnamen beregu sehingga takluk dari pemain-pemain tunggal Denmark.
Tim Indonesia gagal merebut Piala Thomas ke-14 setelah takluk dari tim putra Denmark 2-3 pada final turnamen Piala Thomas 2016 yang berlangsung di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, Tiongkok, Minggu.
"Kami sudah mencoba permainan dan strategi terbaik. Pemain tunggal kedua kami bermain dalam tekanan dan berbeda saat dia melawan tunggal kedua Korea," kata Rexy tentang penampilan Anthony Ginting menghadapi Jan O Jorgensen pada partai ketiga.
Rexy mengatakan satu-satunya pemain tunggal Indonesia yang punya pengalaman setara dengan Jan O Jorgensen dan Viktor Axelsen adalah Tommy Sugiarto yang turun pada partai pembuka.
"Pemain-pemain tunggal Denmark lebih tenang dan siap menghadapi permainan net atlet-atlet muda kami. Mungkin lawan juga telah mempelajari kekuatan dan kelemahan kami sehingga secara psikologis mereka lebih siap," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia itu.
Kapten tim Thomas Indonesia Hendra Setiawan mengatakan permainan timnya sudah maksimal hingga putaran final menghadapi tim-tim seperti Hong Kong, Korea Selatan, dan Denmark.
"Saya yakin dua tahun mendatang pemain-pemain muda kami sudah siap merebut gelar. Turnamen ini adalah modal bagi mereka," kata Hendra.
Indonesia kalah dari Denmark pada tiga partai tunggal. Tommy Sugiarto yang turun pada laga pembuka takluk dari Viktor Axelsen dalam dua game langsung 17-21, 18-21 selama 54 menit pertandingan.
Indonesia mampu menyeimbangkan kedudukan berkat kemenangan ganda putra andalan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang turun menghadapi pasangan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Hendra/Ahsan menang 21-18, 21-13 dalam laga selama 41 menit.
Indonesia kembali tertinggal pada partai ketiga, Anthony Sinisuka Ginting kalah dua game langsung 17-21, 12-21 dari pemain peringkat lima dunia Jan O Jorgensen selama 44 menit pertandingan.
Namun, pemain ganda Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang turun pada laga keempat menang atas Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dengan skor 21-16, 21-14 selama 42 menit pertandingan. Kemenangan itu kembali mengantarkan kedudukan Indonesia 2-2.
Pada partai penentuan, Ihsan Maulana Mustofa yang turun pada partai kelima dipaksa menyerah 21-15, 21-7 oleh Hans-Kristian Vittinghus dalam laga selama 40 menit.
Pertemuan Indonesia dengan Denmark pada laga final Piala Thomas 2016 merupakan pertemuan ke-empat setelah pertemuan pada 1964 di Tokyo, Jepang; pada 1973 dan 1979 di Jakarta; serta pada 1996 di Hong Kong.
Indonesia terakhir kali meraih gelar Piala Thomas pada 2002 di Guangzhou, Tiongkok. Tim Merah-Putih menang 3-2 atas tim Malaysia pada putaran final. (Antara)
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota