Suara.com - Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah RI bidang politik, pertahanan, dan keamanan Nono Sampono meminta pergantian Komandan Paspampres dari Mayjen TNI Andika Perkasa ke Brigjen TNI (Marinir) Bambang Suswantono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Komandan Paspampres jangan dipolitisasi karena sudah sesuai dengan pertimbangan profesional dan aturan tataran yang berlaku di Tentara Nasional Indonesia.
“Pergantian Komandan Paspampres merupakan hak prerogatif Panglima TNI dan tentunya atas persetujuan Presiden. Tidak perlu ada campur tangan pihak lain,” kata Nono melalui pernyataan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (24/5/2016).
Mantan Komandan Paspampres mengungkapkan bahwa rencana penunjukan Bambang Suswantoro sangat tepat untuk menjadi Komandan Paspampres, mengingat latar belakang pendidikan dan penugasan yang bersangkutan sangat memenuhi persyaratan.
Bambang Suswatoro, katanya, juga pernah bertugas di pasukan tempur, lembaga pendidikan, staf termasuk di Paspampres sejak pangkat Letnan Kolonel dengan berbagai jabatan dan terakhir saat ini menjabat wakil Komandan Paspampres.
“Saya menilai penugasan Bambang Suswatoro untuk menjabat sebagai Komandan Paspampres sudah sangat tepat. Mengingat kiprahnya di Paspampres sejak berpangkat Letnan Kolonel sampai Brigjen. Seperti halnya tradisi para komandan-komandan Paspampres sebelumnya selalu berkiprah dan pernah mengabdi di Paspampres,” ujar Nono.
Menurut Jenderal Marinir Bintang Tiga mengatakan ada keinginan untuk melakukan evaluasi terhadap perkembangan Paspampres. Nono Sampono berharap itu belum perlu karena tidak ada hal yang luar biasa dan masih dalam batas kewenangan Panglima TNI dan jajarannya.
“Belum perlu ada pihak yang ingin melakukan evaluasi terhadap Paspampres saat ini, karena kondisinya masih dalam batas-batas kewenangan pembinaan Panglima TNI,” kata Nono.
Mantan Kepala Badan SAR Nasional percaya Bambang Suswantoro mampu melaksanakan tugas sebagai Komandan Paspampres dengan sebaik-baiknya. Sehingga tidak perlu adanya pemikiran-pemikiran bahwa pengangkatan Brigjen TNI (Marinir) Bambang Suswantoro ada unsur-unsur politis.
“Saya yakin dan percaya bahwa penunjukkan Komandan Paspampres saat ini oleh Panglima TNI atas dasar profesionalitas dan kepercayaan dari Presiden Jokowi, bukan karena pertimbangan politis. Sehingga Bambang Suswantoro mampu mengemban tugas, amanah, dan kepercayaan negara (TNI) dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, nggak usahlah ada pikiran-pikiran diluar itu,” demikian Nono mengatakan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Jenderal Iran Dikabarkan Tewas, AS Mulai Operasi Militer Bareng Israel
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini