Suara.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) gelar Seleksi Nasional (Seleknas) mencari bibit-bibit baru di sektor tunggal putri. Seleknas digelar mulai hari ini hingga, Sabtu (28/5/2016), di Pelatnas Cipayung, Jakarta.
Perkembangan di sektor tunggal putri dinilai lebih lambat jika dibanding sektor-sektor lain seperti ganda putra dan ganda campuran yang menjadi andalan Indonesia.
Degradasi prestasi di tunggal putri mulai kelihatan utamanya selepas legenda bulutangkis nasional, Susy Susanti, memutuskan gantung raket pada tahun 1997. Berbagai upaya telah dilakukan PP PBSI untuk mengembalikan lagi kejayaan di tunggal putri.
Namun, hasilnya belum memuaskan. Kini, dengan adanya Seleknas diharapkan PP PBSI bisa lakukan investasi jangka panjang. Pasalnya, Seleknas ini dikhususkan bagi pemain yang berusia di bawah 19 tahun (U-19) dan 17 tahun.
"Seleknas tunggal putri ini kebijaksanaan Binpres--pembinaan dan prestasi--dan pengurus PBSI khususnya dari arahan Pak Ketua Umum (Gita Wirjawan)," kata Kepala Bidang Pengembangan PP PBSI, Basri Yusuf.
"Kami memang perlu menambah pemain tunggal putri karena sektor ini dinilai masih kurang dan juga untuk investasi atlet sebagai warisan kami kepada kepengurusan mendatang," tambah Basri.
Sebanyak lima slot di pelatnas akan diperebutkan para pemain muda yang berasal dari klub-klub besar di Indonesia. Pada kelompok U-19, delapan pemain yang diundang akan memperebutkan tiga posisi terbaik untuk masuk ke pelatnas. Sementara di kelompok U-17, akan dipilih dua dari delapan peserta.
Para peserta ini dipilih tim Binpres PBSI berdasarkan rekomendasi tim Pengembangan PBSI, mengacu pada daftar peringkat nasional per 30 Desember 2015.
"Pemilihan atlet di kelas U-19 murni dari hasil pertandingan selama Seleknas. Kalau yang U-17 bukan dari rangking murni, tapi juga pengamatan tim panelis yang merupakan legenda bulutangkis Indonesia," jelas Basri.
Para legenda bulutangkis yang masuk ke dalam tim panelis, diantaranya Susy, Hariyanto Arbi, Ivanna Lie dan Bambang Supriyanto. Beberapa kriteria penilaian tim panelis adalah potensi/bakat atlet kedepannya, motivasi, dan semangat. (PBSI)
Berikut Daftar Peserta Seleknas Tunggal Putri 2016
Kelompok U-19
1 Ruselli Hartawan (Jaya Raya Jakarta)
2 Gabriela Meilani Moningka (Jaya Raya Jakarta)
3 Vehrenica Debora Rumate (Tangkas Jakarta)
4 Vioni Florencya (Tangkas Jakarta)
5 Aurum Oktavia Winata (Jaya Raya Jakarta)
6 Made Deya Surya Saraswati (Kejora Bali)
7 Ghaida Nurul Ghaniyu (Djarum Kudus)
8 Isra Faradila (Exist Jakarta)
Kelompok U-17
1 Wulan Cahya Suko Putri (Djarum Kudus)
2 Nalinica Rahadja (Exist Jakarta)
3 Putri Ayu Desiderianti (Exist Jakarta)
4 Chairunnisa (Mutiara Bandung)
5 Syalsabilla Vahira Irmawan (Exist Jakarta)
6 Eprilia Mega Ayu Swastika (Exist Jakarta)
7 Savira Sandradewi (Djarum Kudus)
8 Ayu Gary Luna Maharani (Djarum Kudus)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura