Suara.com - Reklame ucapan Ramadan oleh Irman Yasin Limpo yang merupakan adik kandung Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo ternyata tidak dikenai pajak oleh Dinas Pendapatan Daerah.
"Pajak yang dikenakan itu kalau bersifat komersil, sementara ada dua yang tidak dikenai pajak yakni unsur sosial dan politik," kilah Kadispenda Makassar, Takdir Hasan Saleh di Makassar, Senin (30/5/2016).
Dirinya berdalih dalam reklame atau baliho yang terpasang di sejumlah jalan protokol tersebut hanya ucapan selamat ramadhan dan bukan bersifat komersil.
Kendati ada beberapa yang terpasang pada papan reklame jenis Bando jalan, kata dia, itu urusan pihak pengelola reklame dan dirinya tidak tahu persis soal pengaturan itu.
"Kalau reklame di bando jalan saya tidak terlalu jelas, informasinya tanya ke bidang reklame yang mengetahui hal itu," ucap mantan Kadisperindag Kota Makassar ini.
Sejumlah reklame dan baliho yang terpasang di sejumlah jalan protokol tersebut di sinyalir kuat digunakan untuk sosialisasi figur pada Pemilihan Wali Kota Makassar 2018 mendatang dengan memanfaatkan momen bulan suci.
Meski kata-kata dalam baliho tersebut mengajak masyarakat bertobat, namun atensi publik terkait baliho dan reklame yang terpasang seperti di jalan pertigaan Lanto Daeng Pasewang, Jalan Urip Sumoharjo dan jalan Andi Pangeran Pettarani mengarah ke politik.
Sementara, Irman Yasin Limpo membantah isu yang berkembang akan maju pada pemilihan Wali Kota Makassar. Dirinya mengaku pemasangan spanduk hanya mengajak masyarakat bertobat memasuki Ramadhan.
"Tujuannya bukan Pilkada Wali Kota, tetapi mengajak masyarakat segera bertobat memasuki bulan Ramadhan bahkan kalangan pejabat," kilahnya.
Kendati dikagetkan adanya baliho dan papan reklame memasang wajahnya sambil memegang tasbih, bukan merupakan keinginannya, namun dia berkelit pemasangan itu dilakukan rekannya tanpa sepengetahuan dirinya.
"Itu rekan saya yang mengingat perkataanku, beberapa hari kemudian muncul spanduk dan baliho terpasang di mana-mana, jadi saya heran jangan-jangan pikiran dia mau ke politik," kata pria disapa akrab None ini.
Seorang pengendara Rusman (36) saat diminta komentarnya terkait baliho tersebut mengatakan cukup memberikan pencerahan, hanya saja bukan cara seperti ini membuat orang tobat tetapi pada dirinya sendiri mau bertobat.
Meskipun kalimat dalam baliho mengajak orang bertobat, namun tidak semua orang berfikir sama karena diketahui Irman Yasin Limpo juga mantan Calon Wali Kota pada Pilkada Makassar lalu.
"Kalau memang pemasangan baliho itu tidak dikenakan pajak, tentu semua orang akan berfikir sama pasang baliho karena gratis, tentu ini ada nuansa politik dan semua orang tahu siapa Irman," beber Mahasiswa pascaSarjana Unhas itu.
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital