Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto akhirnya resmi menjadi Kabareskrim mengantikan Komisaris Jenderal Pol Anang Iskandar. Pelantikan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti digedung Rupatama, Mabes Polri Jakarta Selatan, Selasa (31/5/2016).
Usai dilantik, Ari menegaskan dirinya akan menyelesaikan kasus yang belum terselesaikan seperti kasus Payment Gateway, kasus Pertamina Foundation dan kasus PT TPPI.
"Itu akan kita terus tindak lanjuti, dan pastinya kita tuntaskan,"kata Ari di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (31/5/2016).
Ari menambahkan untuk kasus kasus itu dirinya mengeklaim penyidik sudah 60 persen melakukan pengerjaan. Menurutnya masih ada beberapa petunjuk Jaksa Penuntut Umum, yang masih perlu dilengkapi agar dakwaan tersebut agar semakin kuat. Baginya dirinya akan berusaha menyelesaikan kasus tersebut.
"Ini kan masih kita kerjakan, dan hampir selesai. Kami tinggal menunggu kerugian negara,"kata Ari.
Lanjut Ari untuk kasus tersebut, pihaknya sudah mengetahui adanya pidana pokok dalam dugaan kasus korupsi besar, di tiga kasus tersebut. Tapi melihat kasus tersebut melibatkan banyak orang, sehingga terkesan hanya terlihat berjalan ditempat saja.
"Semua perkara, masih terus bisa kita kembangkan,"ujar Ari.
Selain itu Ari pihaknya juga akan berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum lainnya. Yang pertama berencana akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam penanganan kasus korupsi, dan kemudian Badan Narkotika Nasional untuk kasus Narkoba.
"Bukan kita berlomba, tapi kita akan mencoba bekerjasama untuk menentukan target-target besar, dan agar cepat ditindak tegas,"ujar Ari.
Kapolri Jenderal Badrodin Pol Haiti memimpin langsung dalam serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat tinggi Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Selasa (31/5/2016). Dalam sertijab tersebut, salah satu jabatan yang dilakukan pergantian oleh Kabareskrim.
Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Ia menggantikan Komjen Pol Anang Iskandar yang akan pensiun pada bulan Juni 2016 nanti.
Berita Terkait
-
Kabareskrim Polri Agus Andrianto Diduga Sembunyikan Harta, ICW-YLBHI: Baru Laporkan LHKPN 3 Kali
-
Gaya Hidup Mewah Sang Istri Disorot, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tak Lapor LHKPN Sejak 2016
-
5 Fakta Desakan Usut Kasus Baru Indosurya, Kabareskrim Siap Bantu
-
Arif Rahman Cerita Sambo Sangat Marah Saat Timsus Polri 'Nyelonong' Olah TKP di Rumah Duren Tiga
-
Timeline Kasus Ismail Bolong: Pengakuan Soal Tambang Ilegal Viral, Kini Resmi Ditahan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus