Suara.com - Novak Djokovic bergabung dengan para legenda tenis pada Minggu, ketika ia mengalahkan unggulan kedua asal Britania Andy Murray dengan skor 3-6, 6-1, 6-2, 6-4 untuk meraih gelar Prancis Terbuka perdananya dan menggenggam keempat gelar Grand Slam Utama di saat yang sama.
Petenis peringkat satu dunia itu bangkit dari start yang buruk untuk mengandalkan kecepatannya di Lapangan Philippe Chatrier dan mengunci mahkota Grand Slam ke-12 dia setelah tiga kegagalan sebelumnya di final Roland Garros.
Djokovic merupakan petenis putra ketiga setelah Don Budge dan Rod Laver yang mampu menggenggam keempat gelar utama di saat yang sama, dan orang kedelapan yang mampu mendulang kesuksesan di Wimbledon dan Prancis Terbuka, AS Terbuka, dan Australia Terbuka.
"Ini adalah saat yang sangat istimewa, mungkin momen terbesar dalam karier saya," kata petenis 29 tahun ini, yang sekarang memiliki rekor menang-kalah 5-2 dengan Murray di final-final Grand Slam, di pinggir lapangan.
Djokovic sempat terlihat akan menjalani start impian, mengalahkan serve Murray untuk mengukir kedudukan "love" pada game pertama.
Namun petenis Britania itu, yang memainkan final kesepuluhnya di turnamen utama, memukul bola lebih awal untuk menyiapkan tiga break point pada game berikutnya, mengonversi yang ketiga dengan pukulan lob yang bagus. Ia memegang kedudukan love dan kemudian kembali mematahkan serve lawannya, memenangi 16 dari 20 angka untuk memimpin 4-1.
Tensi sempat meninggi ketika Murray berteriak "Keluarkan dia," sambil menunjuk kepada pewawancara asal TV Prancis yang berada di box petenis, sebelum Djokovic berselisih dengan wasit.
Ketika Murray memukul serve untuk menutup set, ia mendapatkan angka untuk memimpin 30-0, Djokovic sempat melakukan pengembalian sebelum panggilan "out" terhadap serve itu terlontar.
"Panggilan itu setelah Anda memukul bola, saya 100 persen yakin," kata Damien Dumusois kepada Djokovic.
Murray, yang mengalahkan Djokovic di final Roma Masters pada bulan lalu, kemudian memenangi set ketika pukulan backhand lawannya mengenai net.
Ia mendapatkan break point pada game pertama set kedua, namun arah permainan selanjutnya tidak menguntungkan petenis Skotlandia itu.
Djokovic, yang agresinya kini terarah dan mengimbanginya dengan akurasi, memenangi game-game tersisa.
Ia melaju 4-1 untuk memimpin set ketiga, mematahkan serve lawan pada game kelima dengan pukulan drop shot yang memicu yel-yel "Nole, Nole, Nole, Nole" dari tribun penonton.
Tidak ada kebangkitan pada set itu untuk Murray (29), yang kemudian kehilangan servenya pada game pembukaan di set keempat.
Djokovic, yang kini menggenggam laju 28 kemenangan beruntun di ajang-ajang Grand Slam, mematahkan serve lawan untuk kedudukan love untuk memimpin 5-2. Murray balas mematahkan servenya, namun Djokovic menggagalkan semua peluang lawannya untuk bangkit dan memenangi gelar dengan match point ketiganya, ketika pukulan backhand petenis Skotlandia itu membentur net. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Novak Djokovic Optimis Fisiknya Siap untuk Tampil di French Open 2026
-
Jannik Sinner Samai Rekor Djokovic di Masters 1000, Tembus 30 Kemenangan Beruntun
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Gol Salto Sensasional Scott McTominay Bikin Kagum Legenda Tenis Dunia: Apa-apaan Itu
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!