Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan tawuran antar warga Kampung Pulo dan Tongtek, Bukit Duri, Jakarta Timur, pada Senin (6/6/2016) dini hari dipicu hal sepele. Tetapi, dampaknya besar, tiga ruko terbakar gara-gara kembang api yang dilemparkan warga.
"Cuma ketersinggungan kecil saja. Kita juga sama-sama saling ingatkan jangan mudah terpancing," kata Awi kepada wartawan, Senin (6/6/2016).
Awi mengatakan kembang api yang digunakan warga merupakan bahan yang masuk kategori dilarang dijual di pasar.
"Kembang api itu 4,5 MM ke atas harus izin. Itu kecil sekali toh. Yang itu loh yang biasa ditembak langsung kenceng ke atas itu termasuk yang jadi indikator terjadinya kebakaran. Kena kabel terus terbakar," kata dia.
Meski menimbulkan kerugian material, polisi sejauh ini belum menetapkan tersangka.
"Belum ada karena tadi malam kita dorong, tidak sempat kita tangkep. Dorong semua. Pada intinya kita bubarkan tidak terjadi perkelahian," katanya.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto kini telah memerintahkan anggota polres untuk menyiagakan pasukan di lokasi-lokasi rawan tawuran.
"Yang penting para kapolres tahu titik-titik yang mana harus diamankan. Mereka juga akan yang mengerjakan dan tempatkan pasukan," kata dia.
Khusus di kawasan Kampung Pulo dan Bukit Duri, kapolda menginstruksikan anak buahnya di polres untuk waspada.
"Perintah pak kapolda, buat pos di situ tempatkan anggota," kata Awi.
Tag
Berita Terkait
-
Sanksi Tegas Tawuran: 40 KJP Siswa Jakarta Melayang, Tapi Harapan Sekolah Tak Boleh Padam
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi