Suara.com - Bintang film porno Ashley Yourdan alias Kendall Karson diduga menjadi korban kekerasan sang kekasih. Sang kekasih, seorang violis ternama dunia, dituding melakukan kekerasan, termasuk memaksanya meminum urine.
Dalam tuntutan hukum yang dilayangkan Ashley, David Garrett, violis terkenal yang dijuluki "David Beckhamnya musik klasik" disebutkan langsung melamar dirinya hanya beberapa hari setelah keduanya bertransaksi seks.
Lansiran The New York Post, lelaki berambut gondrong dan berjenggot itu lalu langsung mengajak Ashley tinggal bersama di apartemennya di Manhattan, New York. David bahkan memperkenalkan Ashley kepada keluarga dan teman-temannya sebagai seorang "tunangan".
Menurut pengakuan Ashley (28), ia pun sempat berlibur ke sejumlah tempat eksotis dunia seperti Malta, Meksiko, dan Spanyol bersama David, lelaki yang menyandang gelar violis tercepat di dunia lantaran bisa memainkan nomor komposisi klasik "Flight of the Bumblebee" hanya dalam waktu 66 detik pada tahun 2008.
David (35) meminta Ashley untuk berhenti dari kariernya sebagai pemain film biru, dan Ashley pun menurut.
Kemudian, pada Natal 2014, perilaku David berubah 180 derajat.
"Setelah melihat iklan "budak seks" di situs jual beli Craiglist, (David) memutuskan untuk melakukan seks tak biasa dengan si budak seks dan mengandangkan si budak saat ia dan Ashley pergi ke klub malam," bunyi gugatan tersebut.
Namun, "budak seks" yang ditunggu tak datang, dikatakan dalam gugatan tersebut. Lalu, pada 7 Januari 2015, David memaksa Ashley meminum urinenya. Lelaki itu juga memaksa Ashley melakukan hubungan intim yang kasar hingga mengakibatkan salah satu tulang rusuknya retak.
Ashley dan David pun berpisah pada bulan Februari. Ashley lalu menggugat David, menudingnya melakukan penganiayaan fisik dan mental, serta meminta ganti rugi sebesar 12 juta Dolar.
"Gugatan ini didukung dengan bukti rekaman suara, foto, dan catatan medis," kata anggota tim kuasa hukum Ashley, Elisabeth Conroy.
Sementara itu, pengacara David, Brian Maas, menyebut gugatan Ashley keterlaluan dan tidak berdasar.
"Kami beum menerima gugatan apapun dari (Ashley) Youdan, walaupun niatnya untuk mempublikasikan gugatan yang tidak pantas ini mirip dengan pola sikap dari orang yang sudah membuat banyak ancaman terhadap David," kata Brian. (News.com.au)
Tag
Berita Terkait
-
Bintang Porno Ini Ungkap Hal yang Bisa Ditiru Dari Film Bokep, Pastinya Bukan Soal Posisi Seks
-
Artis India Nikki Tamboli Kesal Diberi Label Bintang Film Bokep, Ini Alasannya
-
5 Artis Film Porno Terkaya di Dunia, Gaji Ratusan Miliar
-
Eks Bintang Porno Mia Khalifa Bikin Merek Perhiasan Sheytan, Tak Akan Dikirim ke Israel
-
Mia Khalifa Jadi Pembicara di Oxford, Pakai Seragam Impian dengan Dada 'Mengintip'
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak