Presiden Joko Widodo di acara Groundbreaking PLTU Lontar 315 MW Unit 4 di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten [Biro Pers]
Presiden Joko Widodo menerima kritikan dari mantan Presiden yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
"Sebagai sebuah masukan maupun kritik tentu harus diterima dari siapa pun, apalagi dari mantan Presiden SBY. Kritik bagi Presiden Jokowi akan menjadi masukan agar kinerja pemerintah lebih baik lagi," kata Juru bicara Presiden Jokowi, Johan Budi Sapto Prabowo, melalui pesan singkat, Senin (13/6/2016).
Jokowi, kata Johan, bukan tipe pemimpin yang antikritik. Jokowi akan menjadikan semua masukan untuk evaluasi pemerintahan.
"Presiden tidak pernah mengabaikan masukan, kritikan yang baik dan membangun dari siapa pun apalagi dari seorang mantan Presiden," ujar dia.
Kritikan Yudhoyono disampaikan tiga hari lalu ketika menyelenggarakan acara berbuka puasa bersama di Cikeas, Jawa Barat.
Yudhoyono mencatat tujuh hal yang harus dibenahi oleh pemerintah agar tak membawa implikasi buruk bagi masa depan bangsa.
Yudhoyono mengatakan dalam situasi ekonomi sekarang, ada permasalahan mengenai lemahnya pertumbuhan ekonomi dan rendahnya daya beli masyarakat. Dia menilai hal ini harus menjadi prioritas perbaikan pemerintah.
Selain itu, Yudhoyono mengatakan persoalan lonjakan harga kebutuhan pokok menjadi salah satu alasan mengapa daya beli masyarakat menjadi merosot. Dia mengatakan seharusnya pemerintah dapat mencari solusi atas masalah tersebut.
"Khusus terkait kenaikan sejumlah komoditas pangan di bulan Ramadan, sebenarnya bisa diambil langkah-langkah yang proaktif, karena hukum ekonomi memang begitu adanya," kata Yudhoyono.
"Sebagai sebuah masukan maupun kritik tentu harus diterima dari siapa pun, apalagi dari mantan Presiden SBY. Kritik bagi Presiden Jokowi akan menjadi masukan agar kinerja pemerintah lebih baik lagi," kata Juru bicara Presiden Jokowi, Johan Budi Sapto Prabowo, melalui pesan singkat, Senin (13/6/2016).
Jokowi, kata Johan, bukan tipe pemimpin yang antikritik. Jokowi akan menjadikan semua masukan untuk evaluasi pemerintahan.
"Presiden tidak pernah mengabaikan masukan, kritikan yang baik dan membangun dari siapa pun apalagi dari seorang mantan Presiden," ujar dia.
Kritikan Yudhoyono disampaikan tiga hari lalu ketika menyelenggarakan acara berbuka puasa bersama di Cikeas, Jawa Barat.
Yudhoyono mencatat tujuh hal yang harus dibenahi oleh pemerintah agar tak membawa implikasi buruk bagi masa depan bangsa.
Yudhoyono mengatakan dalam situasi ekonomi sekarang, ada permasalahan mengenai lemahnya pertumbuhan ekonomi dan rendahnya daya beli masyarakat. Dia menilai hal ini harus menjadi prioritas perbaikan pemerintah.
Selain itu, Yudhoyono mengatakan persoalan lonjakan harga kebutuhan pokok menjadi salah satu alasan mengapa daya beli masyarakat menjadi merosot. Dia mengatakan seharusnya pemerintah dapat mencari solusi atas masalah tersebut.
"Khusus terkait kenaikan sejumlah komoditas pangan di bulan Ramadan, sebenarnya bisa diambil langkah-langkah yang proaktif, karena hukum ekonomi memang begitu adanya," kata Yudhoyono.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas
-
Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah
-
Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram
-
IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM
-
Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya
-
Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM
-
Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron
-
Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang