Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Bahan dan Makanan Bareskrim Mabes Polri membantu berantas kartel perdagangan bahan pokok di setiap provinsi.
Mabes Polri menginstruksikan kepada seluruh Satgas kewilayahan untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah baik Provinsi, Kabupaten/Kotamadya hingga tingkat kelurahan untuk memantau indikasi adanya kelangkaan sembako maupun lonjakan harga pangan.
Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya juga meminta seluruh kepala kesatuan wilayah (Kasatwil) Polri untuk mengoptimalkan Babinkamtibmas agar bekerja sama dengan Lurah maupun Kepala Desa. Ini untuk memantau stabilitas harga pangan selama Ramadan hingga lebaran.
"Babinkamtibmas kita minta berkoordinasi dan turun ke lapangan bersama Lurah maupun Kepala Desa untuk memantau situasi Pasar. Apabila ditemukan adanya penimbunan maupun spekulan agar dilaporkan ke Satgas monitoring terdekat," kata Agus, di Jakarta, Selasa (14/6/2016).
Sementara, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Oesman Sapta Odang mendukung Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Bahan Pokok dan Makanan Bareskrim Polri. Lelaki yang akrab disapa Oso ini menilai langkah Bareskrim membuat Satgas itu telah tepat sepatutnya didukung juga seluruh pihak.
"Bareskrim sudah membuat Satgas perlindungan pangan itu sudah tepat, dan harus kita dukung," kata Oso
Oso berharap Satgas sejalan dengan pemerintah mencari kebenaran atas persoalan tingginya harga daging sapi saat ini. Terutama memberantas kartel daging di tanah air.
"Jadi kartel-kartel ini harus di habisi. Satgas ini dibentuk sesuai juga instruksi presiden untuk mengatasi permasalahan seperti ini," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok