Jajaran Polisi Sektor Sawah Besar menemukan orangtua yang tega menguburkan jasad bayinya di sebuah taman, di samping Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu,(11/6/2016) lalu.
"Kami sudah temukan orang tuanya, suami berinisial S dan istrinya P," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polisi Sektor, Sawah Besar, Ajun Komisaris Polisi Akta Wijaya kepada wartawan, Jumat (17/6/2016).
Akta melanjutkan, setelah orangtua yang mengubur jasad bayinya diperiksa dan dimintai keterangan, mereka akhirnya mengakui itu adalah jasad bayinya. Namun untuk menguburkan jasad bayi itu di samping Puskesmas Kecamatan Sawah Besar bukanlah mereka, tapi menyuruh seorang petugas keamanan Puskesmas.
"Itu mertua salah satu orangtua bayi, yang meminta tolong kepada satpam untuk dikuburkan," ujar Akta.
Sebelumnya pada Sabtu (11/6/2016), warga Jalan Dwi Warna Raya, Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat digegerkan dengan penemuan sosok mayat bayi perempuan.
Penemuan bayi tersebut terungkap setelah warga melihat ada gundukan tanah menyerupai kuburan di samping Puskesmas. Warga lantas langsung melaporkan ke Polsek Sawah Besar.
Polsek Sawah Besar masih menelusuri dan mendalami bayi dikubur dan masih terus menyelidiki penyebab meninggalnya tersebut.
Berita Terkait
-
Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan
-
Nalar yang Hilang di Kamar Kos, Menguak Tabir Tragedi 11 Bayi di Sleman
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi
-
7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan
-
Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam