Suara.com - Tiga singa di India 'divonis' hukuman seumur hidup untuk tinggal dalam kandang setelah kedapatan memangsa sejumlah orang.
Satu ekor singa jantan dan dua ekor singa betina itu akan terus tinggal dalam kandang sepanjang sisa hidup mereka setelah dinyatakan terlalu berbahaya untuk dilepas ke alam liar.
Sedikitnya 17 ekor singa ditangkapi setelah seorang remaja 14 tahun diseret saat tertidur di halaman rumahnya di Hutan Nasional Gir di Negara Bagian Gujarat, India.
Remaja tersebut adalah orang ketiga yang dimangsa singa sejak bulan April silam. Kasus ini memicu protes dari warga desa yang mendesak otoritas terkait memburu para hewan pemangsa manusia tersebut.
Kepala konservasi Gujarat, AP Singh, mengatakan bahwa otoritas alam luar mengidentifikasi ketiga singa tersebut dengan cara memeriksa kotoran dan jejak kakinya. Sisa-sisa tubuh manusia ditemukan di tinja ketiga ekor singa tersebut.
Tingkah laku ketiga ekor singa itu juga diamati. Singa yang doyan memangsa manusia kerap kali bertindak lebih agresif terhadap orang.
Otoritas terkait meyakini bahwa si singa jantan bertindak sebagai penyerang dan pembunuh para korbannya yang manusia. Kemudian, dua ekor singa betinanya yang memakan sisa-sisa santapan si pejantan.
Si pejantan dimasukkan ke dalam sebuah kandang dekat kebun binatang Junagadh, sedangkan dua ekor singa betina tersebut dikandangkan di sebuah pusat penyelamatan satwa, demikian dikatakan pejabat kebun binatang.
Setelah tidak menemukan bukti pada 14 ekor singa lainnya bahwa mereka telah memangsa manusia, semuanya dilepas kembali ke alam liar. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!