Suara.com - Unggulan kedua Garbine Muguruza, yang baru saja memenangi gelar Prancis Terbuka, secara mengejutkan takluk di putaran kedua oleh petenis kualifikasi asal SlovakiaJana Cepelova, dengan skor 6-3 6-2.
Tersingkirnya Muguruza mengikis hadangan terbesar bagi Serena Williams untuk mempertahankan gelarnya.
Petenis Spanyol Muguruza, yang kalah dari Williams pada final tahun lalu, terlihat kerepotan dan kehilangan akurasi pukulan-pukulan yang menggetarkan para penonton di Prancis.
"Menurut saya energi saya sedikit hilang pada hari ini. Hari ini sepanjang pertandingan, dan setelah pertandingan, saya seperti, ini merupakan hari yang berat. Saya merasa sedikit kosong, dan saya mulai sakit. Namun menurut saya, ini merupakan sedikit kombinasi," ujarnya usai pertandingan.
Sedangkan Cepelova, yang menghuni peringkat 124 dunia dan telah melalui tiga putaran kualifikasi, memberi isyarat bahwa ia dapat memberikan kejutan, setelah sebelumnya memiliki rekor dua-dua atas petenis peringkat lima teratas.
Petenis 23 tahun itu memperlihatkan kemampuan yang membantunya menang atas petenis yang kemudian menghuni peringkat tiga dunia Simona Halep pada putaran pertama tahun lalu, menjalani pertandingan selama 59 menit.
Ia mematahkan serve Muguruza pada kesempatan pertama, memaksakan kesalahan saat melepaskan backhand, dan tidak pernah lagi melihat ke belakang, meneror lawannya di net, mengecohnya di baseline dan mengunci kedua set pada set-set point pertama.
"Menurut saya ia bermain hebat, tanpa rasa takut. Ia mengusahakan banyak hal yang berjalan bagus. Energi saya tidak benar-benar berada di sini. Saya berusaha, namun tidak berfungsi," kata Muguruza (22).
Ia menepis pendapat yang menyebutkan bahwa kekalahan pada Kamis sebagai drama, dan sikap ramahnya telah membuat para penggemarnya masih mendukungnya. Ia juga menepis asumsi bahwa ia berada di bawah tekanan yang besar setelah kesuksesan di Paris.
"Tidak, tidak ada tekanan. Tentu saja menurut saya ada lebih banyak ekspektasi dari orang lain. Namun sejujurnya, saya sudah sangat jelas bahwa ini akan menjadi turnamen yang berat bagi saya setelah memenang Grand Slam dan berada di sini. Semua orang, Anda tahu, seperti, melihat kepada saya," ucapnya. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara