Warga Kota Stabat Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara dikejutkan dengan adanya temuan mayat di parit kawasan perkebunan tebu Kwala Bingei dengan kondisi jasadnya telah membusuk.
"Benar ada penemuan mayat yang hingga sekarang ini belum diketahui identitasnya," kata Kepala Kepolisian Kota Stabat AKP Edi Sukamto di Stabat, Minggu (3/7/2016) malam.
"Sekarang ini kami masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut untuk diangkat dari parit perkebunan Kwala Bingei," katanya lagi.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu, ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB Minggu malam, dalam posisi telentang dengan kaki terikat di dalam parit kebun dengan kondisi sudah membusuk.
Informasi yang dihimpun di lokasi, mayat tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh Cikra (40) warga Translok C Desa Telagah Jernih Kecamatan Secanggang dan temannya Sodok (40) warga setempat.
"Sewaktu ditemukan oleh keduanya mereka merasa takut lalu penemuan mayat itu dilaporkan kepada Ketua SPBUN Rusdi, kemudian melaporkan hal itu kepada aparat polisi Polsek Stabat yang langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi," kata AKP Edi Sukamto lagi.
Polisi yang mengevakuasi mayat itu, untuk selanjutnya dibawa ke RS Pringadi di Medan guna dilakukan visum memastikan identitas dan penyebab kematian korban. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend