Suara.com - Pemerintah Provinsi Papua mengimbau masyarakat di Bumi Cenderawasih jangan terprovokasi berbagai isu tak bertanggungjawab menjelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah atau Lebaran pada Rabu (6/7/2016).
"Kami mengharapkan semua warga tetap menghormati umat yang akan merayakan Lebaran, dan tidak terprovokasi oleh oknum-oknum," kata Sekretaris Daerah Provinsi Papua Hery Dosinaen di Jayapura, hari ini.
Dia mengatakan dalam perayaan Lebaran, semua pihak harus saling menghargai dan terus menjaga keutuhan wilayah.
Menurut Hery semua harus bahu membahu membangun dan melihat Papua tetap utuh sehingga keamanan daerah tetap berada di zona damai.
"Gubernur Papua juga sudah mengimbau bupati dan wali kota agar menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing," ujarnya.
Dia menuturkan kepala daerah di kabupaten dan kota harus bisa menyaring segala informasi yang masuk ke wilayahnya sehingga tidak mudah terprovokasi oleh berbagai pihak yang tidak bertanggungjawab.
"Pihak kepolisian juga sudah melaporkan bahwa kondisi dan situasi menjelang pelaksanaan Lebaran di wilayah Bumi Cenderawasih aman terkendali," katanya.
Dia menambahkan memerlukan bantuan semua warga untuk ikut menjaga situasi kondusif yang sudah tercipta sejak lama ini, sehingga Umat Muslim yang merayakan Idul Fitri dapat menjalani secara lancar dan aman. (Antara)
Berita Terkait
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan