Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyatakan bus-bus Transjakarta akan tetap melayani penumpang selama masa libur Idul Fitri 1437 Hijriah.
"Selama masa libur Lebaran, bus Transjakarta akan tetap beroperasi untuk melayani penumpang mulai dari pukul 05.00 sampai 22.00 WIB," kata Manajer Koordinasi Pengendalian PT Transjakarta Prasetia Budi di Jakarta, Selasa.
Selain bus reguler, menurut dia, layanan bus Transjakarta di malam hari (Amari) dan Angkutan Dini Hari (Andini) juga akan tetap beroperasi mulai dari pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.
"Namun, khusus pada malam takbiran atau H-1 Idul Fitri, layanan bus Amari dan Andini hanya akan beroperasi sampai jam 02.00 pagi. Kami melakukan penyesuaian jadwal operasional pada malam takbiran," ujar Presetia.
Dia menuturkan penyesuaian itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan di sebagian besar ruas jalan karena umumnya sebagian warga melakukan takbiran, baik di jalan umum maupun di masjid-masjid seputaran rute dan koridor yang dilalui bus Transjakarta.
"Selain itu, di koridor-koridor yang bersebelahan dengan masjid yang akan digunakan untuk pelaksanakan Salat Idul Fitri, banyak warga atau panitia masjid yang melakukan pengecatan garis batas jamaah salat di sisi jalanan umum hingga dini hari," tutur Prasetia.
Sementara itu, saat Idul Fitri (6/7), bus Transjakarta akan beroperasi mulai pukul 09.00 WIB. Pihaknya memberikan kesempatan kepada para pengemudi dan pegawai Transjakarta untuk melaksanakan ibadah salat Ied terlebih dahulu.
"Namun bagi karyawan lapangan Transjakarta yang rumahnya jauh dari tempat kerja, tetap dapat melakukan ibadah Salat Ied di sekitar masjid atau tanah lapang yang ada dekat lokasi tugas," ungkap Prasetia.
Dia menambahkan khusus selama libur Lebaran yang terhitung mulai 4 hingga 10 Juli 2016, bidang operasional tetap bertugas dengan kekuatan penuh untuk melayani penumpang.
"Kami berharap pada Hari Raya Idul Fitri 1437 H tahun ini, layanan untuk masyarakat pengguna bus Transjakarta dapat dilaksanakan dengan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya," tambah Prasetia. (Antara)
Berita Terkait
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
Heboh Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Putih di Cibubur, Manajemen Buka Suara
-
Diwawancara Pramono, Zidan Penyandang Disabilitas Diterima Kerja di Transjakarta
-
Lagi Jadi Fokus Dirut Transjakarta, Kenapa Mode Share Transportasi Umum di Jakarta Baru 22 Persen?
-
Beban Subsidi Terlalu Besar, Pemprov DKI akan Menaikkan Tarif Transjakarta
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Perkara Roy Suryo Cs Tetap Lanjut
-
Diduga Masturbasi di Bus TransJakarta, Dua Penumpang Diperiksa Polisi
-
Disebut Paling Bahagia, Indonesia Justru Dibayangi Tingkat Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia
-
FPI Ancam Polisikan Pandji Pragiwaksono Buntut Stand Up Komedi Mens Rea
-
Jokowi Terima Restorative Justice, Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis
-
Eggi Sudjana Ajukan Restorative Justice di Kasus Ijazah Jokowi, Jadi Jalan Damai Tanpa Pengadilan?
-
Istana Bicara Soal RUU Anti Propaganda Asing, Berpotensi Bungkam Kritik?
-
Jadi Alat Melakukan Tindak Pidana: Akun IG Laras Faizati Dimusnahkan, iPhone 16 Dirampas Negara
-
KPK Sebut Ketua PDIP Jabar Diduga Kecipratan Duit Kasus Ijon Proyek Bekasi, Berapa Jumlahnya?
-
Pola Korupsi 'Balik Modal Pilkada' Jerat Bupati Bekasi? KPK Cium Modus Serupa Lampung-Ponorogo