Suara.com - Pengusaha yang juga calon gubernur Jakarta Sandiaga Uno memilih memanfaatkan momen hari raya Idul Fitri untuk berkumpul bersama keluarga besar di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Kumpul-kumpul sama keluarganya karena kalau di hari-hari lain, (rasa) berkumpulnya juga lain," kata Sandiaga, Rabu (6/7/2016).
Setiap hari raya, keluarganya maupun keluarga dari istrinya bersama-sama berkumpul di masjid yang terletak di seberang rumah orangtua, Mien Uno dan Henk Uno, untuk bersilaturahim sekaligus mencicipi makanan khas Lebaran.
Lelaki yang akan maju ke bursa pemilihan gubernur Jakarta pada 2017 punya resolusi baru di hari Lebaran.
"Kalau saya sekarang Lebaran resolusinya harus memiliki komitmen yang tanpa kompromi terhadap kemajuan," kata dia.
Sesuatu yang baru, menurut dia, akan usang dimakan waktu namun komitmen untuk selalu maju akan tetap relevan.
Dia mengartikan maju juga untuk cara pandang, seperti menjelang pemilihan pemimpin, warga kerap terpecah belah.
"Mau pilkada baru tujuh bulan dari sekarang, tapi sikut-sikutannya udah dari sekarang," kata dia.
Dia menginginkan adanya demokrasi yang sejuk, yang penuh komitmen terhadap kemajuan berupa toleransi terhadap keberagaraman. (Antara)
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
RICMA Camp 2026 Hadirkan Inspiring Talk untuk Membentuk Pemimpin Amanah
-
Sandiaga Uno Mau Startup Muda RI Tembus Pasar Internasional
-
Ekonomi Lagi Seret? Ini Cara Menuju Financial Freedom yang Bisa Kamu Coba!
-
Sandiaga Uno Kini Ingin Fokus Bisnis: Peluang Saya Ada di Dunia Usaha!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor