Suara.com - Sebuah negara yang terletak di Afrika, Zimbabwe tengah menjadi perbincangan di media soaial. Selain itu menjadi analisa menarik oleh beberapa analis jika negara ini di ambang kehancuran.
Zumbabwe tengah tersedot ke dalam krisis ekonomi yang sangat dalam. Negara ini sudah kehabisan sumber daya. Mulai dari pengangguran meningkat dan krisis ekonomi.
"Kita tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Dan jika kita memiliki pekerjaan, kita tidak bisa mendapatkan uang karena tak bisa digaji, "kata Evan Mawarire, menuliskan keluhannya di media sosial.
Selama 36 tahun Zimbabwe dipimpin oleh seorang presiden yang sudah sangat tua, Robert Mugabe. Usianya 92 tahun. Dia memimpin Zimbabwe dejak tahun 1987.
Zimbabwe sudah kehabisan dana. Negara ini sudah tidak membayar pegawai negeri sipil, guru dan polisi. Sejak tahun 2009, Zimbabwe tak mencetak uang. Sejak itu warganya menggunakan uang dolar AS.
Kemampuan ekonomi negara ini sudah sangat jatuh. Uang yang mereka dapatkan berasal dari dana moneter internasional. (Telegraph)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
-
Jakarta Diprediksi Hujan Sepanjang Hari Ini, Terutama Bagian Selatan dan Timur
-
Revisi UU Sisdiknas Digodok, DPR Tekankan Integrasi Nilai Budaya dalam Pendidikan
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman