Suara.com - Arief Soemarco (suami Wayan Mirna Salihin) dalam kesaksiannya di pengadilan pada Selasa (12/7/2016) membeberkan apa yang dilakukan mendiang istrinya sebelum meninggal karena meminum es kopi Vietnam di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 6 Januari 2016 silam.
Menurutnya, sebelum Mirna bertemu Jessica dan Hanie di Kafe Olivier, siang harinya dirinya mengantarkan Mirna ke kantornya yang berada di kawasan Petojo, Jakarta Pusat.
"Pukul 11.30 WIB sampai di kantornya (Mirna)," kata Arief.
Setelah mengantar Mirna ke kantor, Arief sempat kembali pulang ke rumah. Arief yang sudah berada di rumah dikabari Mirna yang ingin bertemu dengan adik iparnya bernama Chistopher. Mirna bertemu dengan Christopher di gedung MNC Tower, Kebon Sirih. Jakarfa Pusat pukul 15.00 WIB untuk mengikuti rapat.
Selain itu, Mirna juga sempat mengabari jika dia ngopi di Starbuck di gedung MNC Tower. Menurut Arief, Mirna ngopi di Starbuck bersama Christopher dan dua rekan kerjanya
"Mereka minum Ice chocolate, sekitar pukul 16.00 WIB, Mirna diantar oleh Christopher ke rumah saya," kata Arief.
Sekitar pukul 16.35 WIB, Mirna pulang ke rumah. Saat berada di rumah, Mirna meminta Arief mengantarkannya ke Grand Indonesia untuk bertemu dengan Hanie dan Vera.
"Minta diantar ke Grand Indonesia karena mau ketemu Hani dan Vera. Setelah pamitan, kita berangkat ke Grand Indonesia. Di rumah tidak makan minum apapun," kata dia
Sesampainya di Grand Indonesia, Arief menerima telepon dari adiknya yang meminta untuk dibelikan sesuatu.
"Ambil duit dulu kita di ATM," kata dia.
Setelah itu, Mirna ditelepon Hanie yang mengaku sudah tiba di parkiran mobil Grand Indonesia. Arief mengaku saat itu juga dirinya pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, Arief ditelepon Hanie jika Mirna mengalami kejang-kejang di kafe Olivier, sekira pukul 17.22 WIB. Dia pun langsung bergegas ke Grand Indonesia.
Mereka lantas membawa Mirna ke RS Abdi Waluyo dan tiba di sana sekitar pukul 17.50 WIB. Menurut Arief, Mirna sempat ditangani di ruang UGD. Namun, dokter RS Abdi Waluyo menyatakan jika Mirna meninggal dunia pada pukul 18.15 WIB.
"Pukul 18.15 WIB dinyatakan meninggal. Tapi pengumuman resminya pukul 18.30 WIB, hari Rabu 6 Januari," katanya.
Berita Terkait
-
Jessica Wongso Tanggapi Santai Komentar Warganet yang Takut Diajak Ngopi
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Bongkar Taktik 'Parcok' di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rismon Ungkit Kasus Jessica Wongso, Mengapa?
-
Ahli Digital Forensik Temukan Pola Aneh di Kasus Arya Daru, Mirip Jessica Wongso dan Dante
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
Terkini
-
Konsisten Berdayakan Desa, BNI Raih Penghargaan Hari Desa Nasional 2026
-
Konsisten Berdayakan Desa, BNI Raih Penghargaan Hari Desa Nasional 2026
-
Konsisten Berdayakan Desa, BNI Raih Penghargaan Hari Desa Nasional 2026
-
Banjir Lumpuhkan Sejumlah Rute Transjakarta, Penumpang Diimbau Cek Aplikasi
-
Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD Rp10,6 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar
-
Banjir Putus Akses ke Tanjung Priok, Polisi Izinkan dan Kawal Pemotor Masuk Tol
-
Banjir di Jalur Rel Semarang, Sejumlah Perjalanan Kereta Api dari Jakarta Dibatalkan dan Dialihkan
-
Meikarta Jadi Rusun Subsidi, KPK Buka Suara: Unit Kami Sita?
-
KPK Ungkap Eks Sekjen Kemnaker Diduga Tampung Uang Pemerasan TKA di Rekening Kerabat
-
Hujan Deras Rendam Jakarta Utara, 4 RT dan 18 Ruas Jalan Terendam Banjir