Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristyanto mengaku belum mengikuti perkembangan terakhir soal isu reshuffle. Isu ini menguat dan disebut-sebut akan terjadi setelah Lebaran tahun ini.
Kendati demikian, Hasto yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah melakukan komunikasi intensif dengan ketua umum partai pendukung untuk membahas reshuffle .
"Ini suasana baru Lebaran. Kita tunggulah sinyal dari Presiden. Saya sendiri baru liburan lebaran. Saya belum tahu dinamika yang terjadi di Jakarta. Apakah presiden secara khusus telah membahas dengan Ketua Umum, kami baru aktivitas hari ini," kata Hasto di sela-sela acara Diskusi Badan Pemenangan Pemilu Pusat PDI Perjuangan, Gedung Bimasena, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/7/2016).
PAN dan Golkar belakangan mengubah alur kebijakan politiknya dengan menjadi pendukung pemerintah. Menurut Hasto, dukungan politik seperti ini memang diperlukan. Selain mendukung kebijakan pemerintah di eksekutif, tambahan partai politik juga bisa membantu memberikan dukungan di legislatif.
"Dengan dukungan Golkar dan PAN, tentu saja ini akan memperkuat konsolidasi pemerintahan Pak Jokowi, apakah dukungan itu kemudian juga dimanifestasikan ke dalam susunan atau representasi adanya anggota Golkar dan PAN itu bagian dari hak prerogatif presiden," kata dia.
Menurutnya, setiap partai politik tentu menginginkan kadernya menjabat di pemerintahan. Karena, menurutnya, sudah menjadi tugas partai untuk menempatkan kader terbaiknya dalam jabatan strategis.
"Sehingga sangat wajar partai mendorong dalam penempatan jabatan stragegisnya, demi terlaksananya kebijakan strategis partai yang juga melekat dengan kebijakan bernegara, untuk menempatkan kader-kadernya," ucap Hasto.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!